Berita  

‎LDII Tubaba Gelar Musda III, Fariz Kembali Nahkodai Organisasi untuk Periode 2026–2031.

Nurul Huda

‎Tubaba, indonewsmedia.com – Komitmen memperkuat peran organisasi dakwah dalam mendukung pembangunan daerah kembali ditegaskan Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) III, Selasa (28/4/2026).

‎Mengusung tema “Penguatan Peran LDII untuk Tubaba Maju, Sejahtera, dan Profesional Religius”, kegiatan tersebut digelar di Gedung Serbaguna As-Salam, Pondok Pesantren As-Salam, Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar.

 

‎Musda berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta tokoh penting, di antaranya Bupati Tulang Bawang Barat, anggota DPRD Provinsi Lampung H. Putra Jaya Umar, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas Kominfo, Plt Kabag Kesra, Bagian Prokopim, Camat Tumijajar, serta tamu undangan lainnya.

‎Dalam forum tersebut, Fariz kembali terpilih sebagai Ketua DPD LDII Tubaba untuk masa bakti 2026–2031, setelah sebelumnya memimpin organisasi pada periode 2021–2025.

BACA JUGA:  Sat Binmas Polres Tulang Bawang Barat Gelar Sosialisasi Anti perundungan/Bullying di SMP 24 Kagungan Ratu.

‎Terpilihnya kembali Fariz dinilai sebagai bentuk kepercayaan kuat dari para peserta Musda terhadap kepemimpinannya dalam membawa LDII Tubaba menjadi organisasi yang adaptif, progresif, dan responsif terhadap dinamika sosial kemasyarakatan.

‎Dalam keterangannya, Fariz menegaskan bahwa pada periode keduanya, fokus utama kepengurusan adalah memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta membangun kolaborasi yang lebih luas bersama berbagai pemangku kepentingan.

‎Selain itu, LDII Tubaba juga akan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui edukasi keagamaan yang berorientasi pada pembentukan karakter profesional sekaligus religius.

‎“Kami akan fokus pada kerja nyata. Dengan dinamika geopolitik saat ini, LDII harus mampu beradaptasi dan memberikan kontribusi positif, baik dalam pembinaan umat maupun dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Fariz.

BACA JUGA:  Pemerintah Kecamatan Tulang Bawang Udik Lakukan Kegiatan Monev Di Tiyuh Karta Raya.

‎Pernyataan tersebut menegaskan arah kepemimpinan LDII Tubaba yang tidak hanya menitikberatkan pada pembinaan internal organisasi, tetapi juga pada kontribusi konkret bagi kemajuan daerah.

‎Di tempat yang sama, perwakilan DPW LDII Provinsi Lampung, Muhammad Aditya, menekankan bahwa Musda bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan.

‎Menurutnya, forum ini merupakan momentum strategis untuk merumuskan arah kebijakan organisasi secara matang guna menjawab tantangan lima tahun ke depan.

‎“Yang paling utama dalam Musda adalah program kerja. Apa yang akan dilakukan lima tahun ke depan harus jelas, terukur, dan mampu menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” kata Aditya usai Musda.

‎Ia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan terobosan yang memperkuat eksistensi LDII sebagai organisasi dakwah modern yang berdaya guna bagi masyarakat.

‎Dengan hasil Musda III ini, LDII Tubaba diharapkan semakin memperkokoh perannya, tidak hanya sebagai wadah pembinaan keagamaan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

BACA JUGA:  Pj Bupati Tulang Bawang Yang Juga Ketua LPTQ Provinsi Lampung Mengajak untuk Memelihara Kerukunan, Persatuan,Menghargai Perbedaan dan kesatuan.

 

‎Musda ini sekaligus menjadi penanda dimulainya babak baru bagi LDII Tubaba untuk terus bergerak aktif mewujudkan masyarakat yang religius, profesional, dan sejahtera.

 

(Holan)