Berita  

‎Sampah Penuhi Selokan Pasar Modern Pulung Kencana, Pedagang Keluhkan Bau Tak Sedap. ‎

Nurul Huda

‎TULANG BAWANG BARAT, indonewsmedia.com — Tumpukan sampah yang memenuhi saluran drainase atau selokan di Pasar Modern Pulung Kencana, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. Kondisi tersebut dikeluhkan para pedagang karena menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan aktivitas jual beli.

‎

‎Bahkan, sejumlah pedagang berinisiatif membersihkan sampah yang menumpuk di dalam selokan secara mandiri. Mereka berharap pengelola pasar dapat meningkatkan pelayanan kebersihan agar lingkungan pasar tetap bersih dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

‎

‎Gandini, salah seorang pedagang, mengatakan bahwa tumpukan sampah yang semakin banyak dan menimbulkan bau membuat dirinya bersama pedagang lainnya mengambil langkah untuk membersihkan selokan.

‎

‎“Sampahnya sudah banyak dan bau, makanya kami bersihkan sendiri. Iuran kebersihan kami Rp4.000 kepada pengelola pasar,” ujar Gandini.

BACA JUGA:  BPBD Tubaba gelar pelatihan kesiapsiagaan bencana medical first responden (MFR).

‎

‎Ia berharap pembayaran iuran kebersihan yang dilakukan pedagang sejalan dengan pelayanan yang diberikan oleh pengelola pasar, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

‎

‎Gandini menginginkan agar pembersihan dilakukan secara rutin sehingga sampah tidak kembali menumpuk dan menimbulkan bau yang mengganggu aktivitas perdagangan.

‎

‎Keluhan serupa disampaikan Tini, pedagang lainnya. Menurutnya, kebersihan pasar merupakan faktor penting dalam menciptakan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung.

‎

‎“Sampah sangat mengganggu. Kami berharap kebersihannya lebih ditingkatkan supaya pedagang nyaman dan pembeli juga nyaman. Kalau pengunjung nyaman, mereka akan datang dengan sendirinya,” kata Tini.

‎

‎Ia menjelaskan bahwa pembersihan pasar selama ini disebut dilakukan setiap hari, termasuk setelah para pedagang selesai beraktivitas. Namun, banyaknya sampah yang ditemukan di dalam selokan diduga menunjukkan bahwa pembersihan belum menjangkau seluruh bagian saluran drainase secara menyeluruh.

BACA JUGA:  Sekda DPD Grib Jaya Lampung Kecam Keras BNN Lepaskan 5 Pengguna Narkoba, Ancam Turunkan 5.000 Massa.

‎

‎Menanggapi kondisi tersebut, pengelola Pasar Modern Pulung Kencana bergerak melakukan pembersihan pada Rabu (14/10/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan pasar sekaligus menciptakan kenyamanan bagi pedagang dan masyarakat yang berbelanja.

‎

‎Kepala Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Pasar Pulung, Helmi Ali, mengatakan bahwa pihaknya melakukan kegiatan bersih-bersih dengan memanfaatkan hidran untuk membantu membersihkan selokan.

‎

‎“Hari ini kami mengadakan bersih-bersih dengan menghidupkan hidran untuk membantu membersihkan selokan,” ujar Helmi Ali.

‎

‎Pembersihan tersebut diharapkan dapat mengatasi penumpukan sampah pada saluran drainase dan mengurangi gangguan bau tidak sedap di kawasan pasar.

‎

Meski demikian, persoalan kebersihan pasar diharapkan tidak hanya ditangani ketika muncul keluhan atau menjadi perhatian publik di media sosial. Pengawasan dan pemeliharaan kebersihan secara rutin dinilai penting agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

BACA JUGA:  Kejaksaan Negeri Tubaba Tetapkan HY Jadi Tersangka Kasus Korupsi Tahun 2022.

‎

‎Para pedagang berharap pengelola pasar dapat memastikan seluruh area, termasuk saluran drainase, dibersihkan secara menyeluruh dan berkala. Dengan demikian, Pasar Modern Pulung Kencana dapat menjadi lingkungan perdagangan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

‎

(Holan)