Login
Berita  

‎Sosialisasi Perda Pencegahan Konflik Digelar di Tubaba, Putra Jaya Umar Ajak Kader Golkar Perkuat Soliditas.

TULANG BAWANG BARAT, indonewsmedia.com – Upaya memperkuat keharmonisan masyarakat serta mencegah potensi konflik sosial terus digaungkan di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Hal itu terlihat dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pedoman Rembug Desa dan Kelurahan dalam Pencegahan Konflik di Provinsi Lampung yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Rabu (13/5/2026).

‎Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Para kader dan pengurus Partai Golkar tampak antusias mengikuti sosialisasi yang membahas pentingnya rembug desa dan kelurahan sebagai langkah preventif dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.

‎Dalam sambutannya, H.Putra Jaya Umar menegaskan pentingnya soliditas internal partai serta sinergi seluruh kader untuk membawa Partai Golkar semakin maju di Kabupaten Tubaba.

‎“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya mengajak seluruh rekan-rekan pengurus dan kader untuk saling bekerja sama. Target kita adalah memajukan Partai Golkar di Tubaba agar menjadi lebih baik dan lebih solid lagi ke depan,” ujar Putra Jaya Umar.

‎Ia juga menekankan bahwa Perda tentang rembug desa dan kelurahan memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi masyarakat guna mencegah munculnya konflik sosial yang dapat mengganggu ketertiban dan persatuan warga.

‎Menurutnya, budaya musyawarah harus terus dijaga sebagai kearifan lokal masyarakat Lampung yang mampu menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat desa maupun kelurahan.

‎Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD Partai Golkar H. Putra Jaya Umar, S.T., beserta jajaran pengurus partai, di antaranya Sekretaris DPD Golkar Tubaba, Berto, serta para kader dan simpatisan Partai Golkar.

‎Kegiatan sosialisasi berlangsung tertib dan interaktif. Selain penyampaian materi, acara juga diisi dengan dialog bersama peserta terkait upaya menjaga kondusivitas lingkungan dan memperkuat peran masyarakat dalam pencegahan konflik sejak dini.

‎Dengan adanya sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya rembug desa sebagai sarana mempererat persatuan, menjaga keamanan lingkungan, serta menciptakan kehidupan sosial yang harmonis di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

‎(Holan)

Exit mobile version