Berita  

Operasi Pasar Murah Digelar di Pasar Mulya Asri, Pemkab Tubaba Perkuat Langkah Kendalikan Inflasi.

Nurul Huda

Tulang Bawang Barat, indonewsmedia.com – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok melalui kegiatan Penetrasi Pasar atau Operasi Pasar Murah yang dilaksanakan serentak se-Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut berlangsung di Pasar Mulya Asri, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kamis (18/6/2026).

‎Sejak pagi, masyarakat tampak antusias memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan sejumlah bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Inspektur, Kepala Bapperida, Kepala BKAD, Kasat Pol PP, Kepala Dinas Koperindag, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas TPHP, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kabag Perekonomian, Camat Tulang Bawang Tengah, Lurah Mulya Asri, serta tamu undangan lainnya.

Di sela-sela kegiatan, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Tubaba, Ahmad Nazarudin, S.I.P.,M.I.P menjelaskan bahwa operasi pasar tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok yang mengalami kenaikan di pasaran.

BACA JUGA:  Satu Ruang Kelas SMPN 5 Margo Dadi Jadi Sarang Kelelawar, MCK Baru Justru Takut Dipakai.

“Hari ini kami dari Dinas Koperindag melaksanakan kegiatan penetrasi pasar atau yang lebih dikenal dengan operasi pasar dalam upaya stabilisasi harga dan pengendalian inflasi. Kegiatan ini kami lakukan sepanjang bulan Juni dan dilaksanakan setiap minggu secara bergantian. Minggu lalu di Pasar Pulung, minggu ini di Pasar Mulya Asri, insyaallah minggu depan di Pasar Daya Murni dan terakhir di Pasar Panaragan Jaya,” ujar Ahmad Nazarudin.

‎Ia menjelaskan, salah satu alasan dilaksanakannya operasi pasar adalah adanya kenaikan harga sejumlah bahan pokok, terutama minyak goreng yang di pasaran mencapai kisaran Rp20 ribu hingga Rp21 ribu per liter.

‎”Upaya yang kami lakukan adalah menambah jumlah barang yang beredar di masyarakat. Selain itu, kami ingin membantu masyarakat yang berekonomi rendah agar tetap dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Barang yang kami bawa antara lain beras dan gula pasir. Harapannya dapat meringankan beban hidup masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok di rumah tangga,” jelasnya.

BACA JUGA:  75 Panitia Pemilihan Kecamatan (PKK) untuk Pilorang kada tahun 2024 se-kabupaten Tulang Bawang telah dilantik.

Lebih lanjut, Ahmad Nazarudin menyampaikan bahwa program tersebut tidak hanya terbatas pada pasar-pasar yang berada di bawah naungan Dinas Koperindag. Pemerintah juga membuka peluang kolaborasi dengan pasar-pasar yang dikelola oleh pemerintah Tiyuh.

‎”Sesuai program kami memang dilaksanakan di pasar-pasar yang berada di bawah naungan Dinas Koperindag. Namun tidak menutup kemungkinan apabila pasar yang dikelola oleh tiyuh ingin melaksanakan kegiatan serupa, dapat berkoordinasi melalui Bidang Perdagangan Dinas Koperindag. Kita bisa berkolaborasi untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan di pasar-pasar tiyuh,” tambahnya.

‎Dalam operasi pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga subsidi, yakni minyak goreng kemasan 1 liter seharga Rp15.500, beras kemasan 5 kilogram Rp58.000, dan gula pasir kemasan 1 kilogram Rp17.500.

‎Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat berharap daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok, sekaligus menjadi langkah nyata dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dan menekan laju inflasi.

BACA JUGA:  Menjadi Bandar Narkoba, Seorang Pria Berhasil Diringkus Unit Opsnal Satresnarkoba Polres Tulang Bawang Barat.

(Holan)