Login
Berita  

‎Sosialisasi Ideologi Pancasila, Warga Balam Asri Diajak Aktif Sampaikan Aspirasi.

Tulang Bawang Barat, indonewsmedia.com – Upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan terus digencarkan. Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Daerah Pemilihan VI (Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji), Intan Rehana, kembali menggelar sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila (PIP) dan wawasan kebangsaan tahap ke-2 pada April 2026.

‎Kegiatan yang berlangsung di Tiyuh Balam Asri, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) itu dihadiri aparatur Tiyuh, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Suasana berlangsung hangat dan interaktif, mencerminkan antusiasme masyarakat dalam menyerap materi sekaligus menyampaikan aspirasi.

‎Kepalo Tiyuh Balam Asri, Indro Susanto, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat menjadi momentum penting untuk menjembatani aspirasi warga.

‎“Alhamdulillah, kita akan mendapatkan arahan dari Ibu Intan. Jika ada aspirasi dan gagasan, di momen inilah kita sampaikan. Saya berharap warga dapat menyampaikan apa yang diinginkan untuk perkembangan Tiyuh Balam Asri. Semoga sosialisasi ini memberikan pemahaman kepada kita semua,” ujarnya. Kamis 23/4/2026.

‎Dalam pemaparannya, narasumber pertama, Nafis, menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol negara, melainkan pedoman utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia juga menyoroti praktik toleransi yang telah tumbuh di tengah masyarakat Balam Asri sebagai contoh konkret implementasi nilai Pancasila.

‎“Pancasila adalah pedoman dalam kehidupan bernegara. Di Tiyuh Balam Asri terdapat berbagai agama, sehingga kita harus saling menghormati dan menghargai. Selain itu, sila keadilan sosial dapat kita lihat melalui program pemerintah seperti BPJS gratis yang ditanggung negara. Program ini perlu kita kawal bersama agar membawa manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

‎Sementara itu, narasumber lainnya, Ali Sofian, menekankan pentingnya akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Ia mengimbau warga yang belum terdaftar dalam program BPJS agar segera mengurus administrasi melalui balai Tiyuh.

‎“Bagi warga yang belum memiliki BPJS, silakan mendaftar ke balai tiyuh. Data akan diajukan melalui tim Ibu Intan Rehana agar bisa mendapatkan layanan BPJS,” ungkapnya.

‎Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang edukasi, tetapi juga wadah dialog antara masyarakat dan pemangku kebijakan. Sejumlah warga tampak aktif mengajukan pertanyaan dan menyampaikan harapan, mulai dari peningkatan layanan publik hingga pembangunan infrastruktur Tiyuh.

 

‎Melalui sosialisasi ini, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila semakin mengakar dalam kehidupan sehari-hari. Lebih dari itu, semangat kebangsaan di tengah keberagaman dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat dalam membangun daerah yang lebih maju dan berdaya saing.

‎(H/red).

Exit mobile version