Tulang Bawang Barat, indonewsmedia.com – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama Perum Bulog kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Langkah ini dilakukan guna menekan lonjakan harga kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas inflasi daerah yang belakangan kerap dikeluhkan masyarakat.
Kegiatan GPM digelar di Pasar Modern Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kamis (18/9/2025). Sebelumnya, GPM telah berlangsung di Pasar Mulya Asri, Rabu (17/9/2025), dan dijadwalkan berlanjut di Pasar Karta Raharja, Sabtu (20/9/2025).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tubaba, Somad, menegaskan bahwa program ini menjadi salah satu strategi pemerintah daerah bersama Bulog dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.
“Kegiatan ini kita mulai di Pasar Mulya Asri pada Rabu (17/9/2025), dilanjutkan hari ini di Pasar Modern Pulung Kencana, dan akan berlanjut di Pasar Karta Raharja pada Sabtu (20/9/2025),” ujar Somad saat dikonfirmasi.
Adapun komoditas yang dijual dengan harga terjangkau di antaranya:
Minyak goreng Rp15.000/liter
Tepung Rp15.000/kilogram
Beras SPHP Rp57.000/5 kilogram
Beras premium Raja Pindang Rp74.000/5 kilogram
Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan harga pasar yang kerap melambung, sehingga menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah yang semakin terhimpit tingginya biaya hidup.
Turut hadir dalam kegiatan itu sejumlah pejabat daerah, antara lain Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Inspektorat, Kepala Bapperida, Kepala BKAD, Kepala TPHP, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Peternakan dan Keswan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perikanan, Plt. Kasat Pol PP, Plt. Kadis Koperindag, Plt. Kadis Kominfo, Kabag Perekonomian, Camat TBT, serta tamu undangan lainnya.
Program ini diharapkan tidak hanya sebatas kegiatan seremonial, melainkan mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat Tubaba. Publik menanti konsistensi pemerintah daerah dalam mengawal distribusi pangan murah agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu. (Hln)
