Tulang Bawang Barat, indonewsmedia.com – Acara promosi rokok merek Jarum Istimewa yang digelar di Tiyuh Candra Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, pada Sabtu malam (23/8/2025), diduga menggunakan arus listrik secara ilegal alias los strum.
Dugaan ini mencuat setelah sejumlah warga menyoroti sumber daya listrik yang dipakai panitia tanpa meteran resmi. Ironisnya, kegiatan tersebut berlangsung terbuka dengan sorotan lampu panggung dan sound system besar.
Kepala Tiyuh Candra Kencana, Zaenal, ketika dikonfirmasi, mengaku tidak tahu soal dugaan pencurian listrik tersebut.
“Saya hanya datang sebagai undangan saja,” kilahnya singkat, Minggu (24/8/2025).
Sementara itu, panitia penyelenggara juga tak memberi jawaban pasti. Seorang perwakilan panitia menegaskan bahwa mereka hanya menyewa perlengkapan acara.
“Kami hanya sewa sound system, urusan teknis sudah terima beres. Silakan tanya langsung ke Sudarmanto,” katanya.
Ansori, perwakilan penyedia sound system, menyebut pihaknya sudah membayar biaya pemasangan listrik kepada seseorang bernama Darman dan Mando, yang diklaim sebagai bagian dari tim P2DTL PLN.
“Sekarang pembayaran ke PLN harus lewat transfer. Kami sudah transfer. Kalau tidak, ya tidak dipasang,” tegasnya.
Namun ketika dikonfirmasi, Mando membantah ikut memasang.
“Yang masang bukan saya, tapi Darman. Soal ada izinnya atau tidak, saya kurang tahu. Biasanya kalau ada izin resmi, mereka pegang surat pembebasan arus listrik,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN setempat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pencurian listrik tersebut. (H/tim).
