Tulang Bawang Barat, indonewsmedia.com – Suara mesin ekskavator dan grader menggema di RT 13 RW 3, Tiyuh Gunung Sari, Kecamatan Lambu kibang, Kabupaten Tulang Bawang Barat, provinsi Lampung, namun warga justru dibuat bingung. Proyek pembukaan badan jalan lingkungan yang tengah berlangsung ini tak dilengkapi papan informasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Pemasangan Papan Nama Proyek.
Maskuni, Ketua RT 13 RW 3, mengaku sama sekali tidak mengetahui detail proyek tersebut, baik panjang jalan maupun besaran anggaran.
“Saya nggak tahu, Mas, berapa anggaran dan panjang jalan itu. Saya tidak dilibatkan, dan tidak ada papan plang pengerjaan. Yang saya tahu, alat berat dibawa oleh seorang calon anggota legislatif yang tidak jadi dari fraksi PDIP. Pengerjaannya diawasi oleh Kapri,” ujar Maskuni saat ditemui di lokasi, Rabu (13/8/2025).
Tim media kemudian mendatangi Kapri, sosok yang disebut-sebut mengawasi pengerjaan jalan tersebut. Ditemui di kediamannya, Kapri pun mengaku awalnya tidak mendapat penjelasan apapun dari pihak pemerintah Tiyuh.
“Dari awal tidak ada rundingan, tiba-tiba alat berat masuk. Saya hanya mengawasi pekerjaan, itu pun atas arahan pak kepalo yang bilang ‘dari sini ke sana’. Ukuran jalan saya tidak tahu, pagu anggaran juga tidak tahu. Pernah pihak Kabupaten datang menyuruh pasang banner supaya publik tahu. Saya sudah minta banner, katanya sudah dibuat, tapi sampai sekarang belum dipasang,” jelasnya.
Minimnya transparansi dan ketiadaan papan informasi membuat warga bertanya-tanya, siapa sebenarnya pihak penanggung jawab dan sumber pendanaan proyek tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, pemerintah Tiyuh maupun pihak Kabupaten belum memberikan keterangan resmi. (H/tim GWI)
