Tulang Bawang Barat, indonewsmedia.com – Pemerintah Tiyuh Way Sido, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung, telah merealisasikan pembangunan satu unit gorong-gorong melalui anggaran Dana Desa (DD) tahap pertama tahun 2025. Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp13.900.000 dengan volume 5,8 meter × 1,2 meter dan berlokasi di Suku 001, RT 002.
Kepalo Tiyuh Way Sido, Roly, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan bagian dari program prioritas yang telah direncanakan.
“Kami telah melaksanakan program pemerintah, yaitu pembangunan gorong-gorong sesuai RAB yang ada di Suku 1. Pembangunan ini berdasarkan usulan saat Musrenbang tahun 2024, karena kondisi sebelumnya sudah jebol. Mengingat itu merupakan akses jalan lingkungan, maka kami realisasikan pada tahap Pertama tahun ini,” ungkapnya. Rabu 6/8/2025.
Masih menurut Roly, ia juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah pusat dan daerah yang telah mengucurkan bantuan melalui Dana Desa.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah atas bantuannya. Dengan adanya Dana Desa ini, Insyaallah desa kami bisa lebih maju dan berkembang. Terima kasih juga saya sampaikan kepada Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), berkat kerja sama yang solid, pembangunan berjalan lancar tanpa kendala apa pun,” jelasnya.
Ia berharap, pembangunan gorong-gorong tersebut dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, terutama dalam hal kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
“Mudah-mudahan gorong-gorong ini bermanfaat bagi masyarakat, mempermudah akses, serta memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan. Yang terpenting, bisa mengurangi abrasi jalan karena lokasinya merupakan pertemuan dua jalur air yang sering meluber ke jalan saat hujan turun,” harap Roly.
Salah satu warga Tiyuh Way Sido juga menyampaikan apresiasinya atas pembangunan ini.
“Terima kasih kepada pemerintah tiyuh dan aparatur yang telah membangun gorong-gorong ini. Sekarang kami bisa ke kebun atau bepergian dengan nyaman, jalannya sudah tidak rusak dan berlubang seperti dulu,” pungkasnya.
(Holan).








