TULANG BAWANG BARAT, indonewsmedia.com – Upaya memperkuat pelayanan keluarga berencana (KB) sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perencanaan keluarga kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).
Pelayanan KB serentak dalam rangka World Contraception Day (WCD) 2026 digelar di UPTD Puskesmas Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), Kabupaten Tubaba, Senin (5/1/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendekatkan akses pelayanan KB kepada masyarakat, khususnya pasangan usia subur (PUS). Pelayanan yang diberikan secara serentak diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh informasi sekaligus layanan kontrasepsi sesuai kebutuhan.
Sejak kegiatan berlangsung, suasana di Puskesmas Panaragan Jaya tampak dipenuhi aktivitas pelayanan. Jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, penyuluh KB, kader, hingga masyarakat turut mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Kepala Dinas KB Tubaba, Wahyudi Alamsyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perencanaan keluarga memiliki cakupan yang lebih luas daripada sekadar mengatur jarak kelahiran.
“Wujudkan Keluarga Sehat, Bahagia, dan Terencana.
Dalam rangka memperingati World Contraception Day (WCD), Dinas PPKB melaksanakan kegiatan Pelayanan KB Serentak bagi Pasangan Usia Subur (PUS) di UPTD Panaragan Jaya.
Perencanaan keluarga bukan cuma soal menunda kehamilan, tapi tentang bagaimana kita mempersiapkan kualitas hidup, kesehatan reproduksi, dan masa depan anak yang lebih terjamin. Melalui konsultasi dan pelayanan bersama tenaga kesehatan profesional, masyarakat bisa memilih jenis kontrasepsi yang paling aman dan sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan, penyuluh KB, kader, dan tentunya para akseptor yang sangat antusias mengikuti kegiatan ini.
Menurut Wahyudi, pelaksanaan pelayanan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat program KB sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga.
Perencanaan keluarga, kata dia, juga berkaitan dengan kesehatan reproduksi serta kesiapan keluarga dalam membangun kehidupan yang lebih berkualitas. Karena itu, masyarakat didorong untuk mendapatkan informasi dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menentukan metode kontrasepsi yang sesuai.
Dalam kesempatan tersebut, Novianti juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pihak dalam mendukung keberhasilan program keluarga berencana.
Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat menjadi salah satu kunci agar pelayanan KB dapat berjalan optimal serta menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Pelayanan KB serentak ini sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan reproduksi secara lebih dekat. Kehadiran tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan dasar diharapkan memberikan rasa aman dan kemudahan bagi masyarakat dalam menentukan pilihan kontrasepsi.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas KB Tubaba Wahyudi Alamsyah, S.K., M.M., M.M. [sesuaikan gelar berdasarkan dokumen resmi], Ketua TP-PKK Tubaba Novianti Novriwan beserta jajaran, perwakilan Dinas Kesehatan, Ketua UPTD Puskesmas Panaragan Jaya beserta staf, Camat TBT, serta sejumlah tamu undangan.
Dengan digelarnya pelayanan KB serentak tersebut, pemerintah daerah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga terus meningkat.
Program KB diharapkan tidak hanya dipandang sebagai upaya pengaturan kelahiran, tetapi juga sebagai bagian dari ikhtiar membangun keluarga yang sehat, berkualitas, bahagia, dan sejahtera.
(Holan)












