‎Reses Tahap VI Intan Rehana Serap Aspirasi Warga Tubaba, Infrastruktur. ‎

Nurul Huda

TULANG BAWANG BARAT, indonewsmedia.com — Anggota DPRD Provinsi Lampung Daerah Pemilihan (Dapil) VI, Intan Rehana, S.Ked., melaksanakan Reses Tahap VI periode jabatan 2024–2029 di wilayah Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Jum’at (21/8/2026).

‎Kegiatan reses yang berlangsung di kediaman Sumarno tersebut dihadiri masyarakat setempat.

 

‎Momentum ini menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan dan kebutuhan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing.

‎Pada pembukaan kegiatan, Kepalo Tiyuh Margo Dadi, Feri Saputra, S.E., turut menyampaikan sambutan,”terimakasih atas kedatangan Intan Rehana di Tiyuh kami beserta jajaran, semoga kedatangan Intan Rehana sebagai wakil rakyat dapat merealisasikan usulan, Aspirasi masyarakat,”ujar Feri

‎Kegiatan tersebut dipandu oleh Ali Sofian selaku moderator.

 

‎Dalam kesempatan itu, Intan Rehana menjelaskan bahwa reses merupakan bagian dari tugas kedewanan untuk turun langsung ke tengah masyarakat sekaligus menyerap aspirasi yang nantinya dapat diperjuangkan melalui mekanisme pemerintahan yang berlaku.

BACA JUGA:  R2TB Relawan Kotak Kosong Mendapatkan Dukungan Tinggi dari Masyarakat Tubaba Jelang Pilkada 2024.

‎“Saya anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Gerindra, Komisi V, yang membidangi pendidikan, kesehatan, sosial, pemberdayaan perempuan, kesejahteraan masyarakat dan anak,” jelas Intan.

‎Beragam aspirasi pun disampaikan masyarakat. Salah seorang warga Margo Mulyo mengusulkan pengadaan tiang listrik, lampu jalan, perbaikan jalan lingkungan, pembangunan sumur bor, serta bantuan alat rebana.

‎Sementara itu, Heri, warga Margo Dadi, menyampaikan sejumlah kebutuhan masyarakat, antara lain alat pemandian jenazah, sumur bor, perbaikan jalan lingkungan Suku 7, kepesertaan BPJS, dan tiang listrik.

‎Aspirasi serupa juga datang dari Tiyuh Gunung Menanti. Kepalo Tiyuh Gunung Menanti, Haryanto, mewakili warga mengusulkan pembangunan sumur bor, pengaspalan jalan Suku 5, Suku 6, dan akses menuju sekolah, penambahan tiang listrik, pembangunan jembatan, fasilitas MCK di sekolah, serta BPJS.

‎Deretan usulan tersebut menggambarkan masih adanya kebutuhan mendasar masyarakat yang perlu mendapat perhatian, terutama menyangkut akses infrastruktur, fasilitas publik, kelistrikan, air bersih, hingga layanan kesehatan.

BACA JUGA:  Mantan Kepala Tiyuh Kagungan Ratu Dilaporkan Ke Gakkumdu Terlibat Money Politik.

‎Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Intan meminta masyarakat dan pemerintah Tiyuh melengkapi data pendukung agar setiap usulan memiliki dasar yang jelas dan dapat diperjuangkan melalui mekanisme yang sesuai.

‎Intan menjelaskan, masyarakat dapat menyertakan foto kondisi jalan, ukuran atau panjang jalan yang diusulkan, foto dan kartu keluarga (KK) penerima BPJS, serta proposal dalam bentuk PDF yang telah mendapatkan cap dan tanda tangan Kepalo Tiyuh.

‎“Kirimi ke saya atau ke staf kami,” ujar Intan.

‎Menurutnya, kelengkapan administrasi dan data lapangan menjadi bagian penting agar setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat dipetakan dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi Lampung.

‎Dengan demikian, reses tidak berhenti sebatas penyampaian keluhan dan usulan, tetapi diharapkan menjadi pintu masuk bagi pengawalan aspirasi masyarakat hingga masuk dalam proses perencanaan dan pembahasan program pembangunan sesuai ketentuan.

BACA JUGA:  Asep Priwanto , SH Reses Penyerapan Aspirasi Masyarakat.

 

‎Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa dan Foto bersama yang dipimpin oleh Safei dan Prayetno.

‎Kegiatan tersebut dihadiri Intan Rehana, S.Ked., Ali Sofian selaku moderator, kepalo Tiyuh Margo dadi,Feri, kepalo Tiyuh gunung menanti, Haryanto serta sejumlah staf DPRD Provinsi Lampung.

‎(Holan)