TULANG BAWANG BARAT, Indonewsmedia.com – Akses layanan perbankan syariah bagi masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) semakin dekat. Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, secara resmi meresmikan Lapak BSI Pasar Mulya Asri, Kamis (13/8/2026), di kawasan Pasar Mulya Asri.
Peresmian tersebut menjadi langkah strategis untuk mendekatkan layanan perbankan syariah kepada masyarakat, terutama pedagang pasar dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus membuka peluang pembiayaan yang lebih mudah dijangkau.
Kehadiran Lapak BSI di tengah aktivitas perdagangan diharapkan tidak sekadar menjadi tempat pelayanan perbankan, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk memperoleh informasi, layanan tabungan, hingga akses pembiayaan usaha tanpa harus menempuh jarak jauh menuju kantor cabang.
Area Manager BSI Area Lampung, Luthvy Indaka, menyampaikan bahwa BSI berkomitmen menghadirkan layanan yang semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk bagaimana keberadaan BSI ini bisa dirasakan dan dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh seluruh masyarakat yang ada di Tulang Bawang melalui peluncuran Lapak Pasar BSI,”ungkap Luthvy.
Menurut Luthvy, Lapak BSI akan menjadi salah satu titik pelayanan yang memungkinkan masyarakat mengakses berbagai produk perbankan syariah secara lebih praktis.
“Dengan adanya Lapak Pasar BSI, masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor cabang untuk membuka tabungan haji maupun tabungan emas, karena tim BSI akan bertugas dan bersiaga (standby) setiap hari langsung di lokasi pasar,”ujarnya.
Kehadiran petugas BSI secara langsung di pasar dinilai dapat memangkas jarak antara layanan perbankan dan masyarakat. Bagi pedagang yang sehari-hari disibukkan dengan aktivitas jual beli, akses layanan di lokasi usaha menjadi kemudahan tersendiri.
Sementara itu, Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tubaba siap memberikan dukungan penuh terhadap penguatan sinergi bersama BSI. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat.
“Pemerintah Daerah siap bersinergi dan memberikan dukungan penuh kepada BSI untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan akses pembiayaan bagi masyarakat Tubaba.”papar Wabub Tubaba.
Wabub Nadirsyah juga menyoroti pentingnya percepatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Ia berharap proses pembiayaan dapat dilakukan secara lebih cepat dan efektif sehingga pedagang, petani, serta pelaku usaha tidak kesulitan memperoleh modal untuk mengembangkan usahanya.
“BSI diharapkan mempercepat proses penyaluran KUR kepada pedagang, petani, dan pelaku usaha dengan memperkuat tim survei serta menggunakan pendekatan lapangan yang efektif,”jelasnya.
Menurutnya, akses pembiayaan tidak cukup hanya tersedia, tetapi juga harus benar-benar mudah dijangkau masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, penguatan tim lapangan dinilai penting agar proses survei dan pelayanan dapat berjalan lebih efektif.
Nadirsyah juga mendorong agar jangkauan layanan BSI tidak berhenti di kawasan perkotaan maupun pusat aktivitas ekonomi. Ia berharap jaringan pelayanan dapat terus diperluas hingga wilayah utara Tubaba.
“Jaringan dan layanan BSI dapat terus diperluas hingga ke wilayah utara Tubaba, sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses pembiayaan dan manfaat program BSI.”pungkasnya.
Perluasan layanan tersebut dinilai penting mengingat kebutuhan masyarakat terhadap akses permodalan terus berkembang. Dengan layanan yang lebih dekat, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan dalam mengelola keuangan sekaligus mengembangkan usaha secara produktif.
Peresmian Lapak BSI Pasar Mulya Asri pun menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dalam membangun ekonomi masyarakat dari tingkat paling bawah.
Bukan sekadar membuka meja pelayanan, kehadiran Lapak BSI di tengah denyut perdagangan Pasar Mulya Asri diharapkan mampu menghadirkan akses pembiayaan yang lebih dekat, pelayanan yang lebih cepat, serta peluang pengembangan usaha yang lebih luas bagi masyarakat Tubaba.
Dengan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tubaba dan BSI, layanan keuangan syariah diharapkan semakin inklusif, mudah dijangkau, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pada akhirnya, kemudahan akses perbankan bukan hanya soal transaksi keuangan, tetapi juga tentang membuka peluang bagi pedagang, petani, dan pelaku usaha untuk tumbuh dan memperkuat perekonomian daerah.
(Red)
