Berita  

Diduga Cemari Lingkungan, Limbah Cair Toko Roti di Panaragan (desa kantong) Dikeluhkan Warga

Nurul Huda

 

Tulang Bawang Barat, Indonesiamedia.com – Keberadaan sebuah usaha toko roti Tasya yang berlokasi di Suku Agung (RK 10), Desa Kantong, Tiyuh Panaragan, Kabupaten Tulang Bawang Barat, menuai keluhan dari sejumlah warga sekitar. Pasalnya, limbah cair yang diduga berasal dari aktivitas usaha tersebut disebut-sebut menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan lingkungan.

Usaha yang berada tepat menghadap Jalan Raya Pulung Kencana itu diduga membuang limbah cair ke saluran drainase (siring) di sekitar permukiman warga. Akibatnya, air di saluran tersebut menggenang dan menimbulkan aroma menyengat, terutama setelah turun hujan.

Salah seorang warga berinisial S mengaku sudah cukup lama merasakan dampak dari kondisi tersebut.

“Comberan depan rumah saya bau sekali, apalagi setelah hujan. Saya belum lapor ke mana pun karena bingung harus mengadu ke mana. Air comberan itu menggenang di siring depan rumah saya dan di bagian ujung sana mampet, tidak ada tempat air mengalir,” ujarnya.

BACA JUGA:  Tiyuh Menggala Mas Realisasikan BLT-DD kepada 41 KPM.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya berinisial A. Ia mengaku kondisi lingkungan yang terdampak limbah tersebut bahkan berimbas pada rumah kontrakan miliknya.

“Rumah saya itu biasanya dikontrakkan, tetapi sekarang tidak ada yang mau menempati karena limbah cair di siring depan rumah. Saya pernah melapor ke RK, tetapi sampai sekarang belum ada perubahan. Karena sudah kesal, rumah itu bahkan ingin saya jual saja,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai pengelolaan limbah dari kegiatan usaha yang berada di kawasan permukiman warga. Masyarakat berharap pihak terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan memastikan apakah pengelolaan limbah usaha tersebut telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA:  Tubaba Raih Dua Penghargaan Paritrana Award Tingkat Provinsi Lampung.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola Toko Roti Tasya belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh informasi yang berimbang.

Pemerintah tiyuh, dinas lingkungan hidup, serta instansi terkait diharapkan dapat melakukan peninjauan lapangan agar permasalahan yang dikeluhkan warga dapat segera ditangani dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi lingkungan maupun kesehatan masyarakat.

Berita ini memuat keterangan warga dan masih memerlukan klarifikasi dari pihak pengelola usaha serta instansi berwenang. Penyebutan dugaan dalam berita ini tidak dapat diartikan sebagai kesimpulan adanya pelanggaran hukum. Semua pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai adanya hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang. (Holan)