Berita  

‎Penguatan Ideologi Pancasila Menggema di Tiyuh Marga Kencana, Warga Antusias Ikuti Sosialisasi H. Putra Jaya Umar. ‎

Nurul Huda

TULANG BAWANG BARAT, indonewsmedia.com – Semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila menggema di Tiyuh Marga Kencana RK 5, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), Kabupaten Tulang Bawang Barat, Sabtu (13/6/2026). Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Golkar, H. Putra Jaya Umar, S.T., ke 1 Juni 2026, Dapil Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Mesuji, menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan yang disambut antusias oleh masyarakat setempat.

‎Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk kembali memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Pancasila sebagai dasar negara sekaligus benteng utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan zaman.

‎Sejak kegiatan dimulai, puluhan warga tampak memenuhi lokasi acara dengan penuh semangat. Mereka mengikuti setiap rangkaian sosialisasi dengan khidmat dan serius, menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga jati diri bangsa serta memperkuat rasa nasionalisme di lingkungan masyarakat.

‎Dalam paparannya, H. Putra Jaya Umar menegaskan bahwa penguatan ideologi Pancasila harus terus dilakukan dan menyasar seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda yang menjadi penerus estafet pembangunan bangsa.

BACA JUGA:  HUT Bhyangkara ke 78, Forkopimda Tulang Bawang Barat Gelar Olahraga Bersama.

 

‎Menurutnya, tantangan globalisasi yang semakin kompleks menuntut generasi muda memiliki ketahanan ideologi yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

‎“Pancasila dan wawasan kebangsaan adalah identitas kita yang tidak boleh luntur. Penting bagi kita semua untuk benar-benar menghafal dan memahaminya. Kita ingin anak-anak dan cucu kita lebih mengenal lagi ideologi bangsa sendiri sebagai pelindung keberagaman,” kata H. Putra Jaya Umar.

‎Ia menambahkan, pemahaman terhadap Pancasila tidak cukup hanya sebatas hafalan, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila harus menjadi pedoman dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis, saling menghormati, dan menjunjung tinggi persatuan.

‎Lebih lanjut, H. Putra Jaya Umar mengimbau masyarakat untuk membangun kebiasaan yang konsisten dalam menghafal, memahami, dan mengamalkan butir-butir Pancasila. Menurutnya, implementasi nilai-nilai tersebut menjadi kunci utama dalam mempererat hubungan sosial, menjaga kerukunan antar warga, serta memperkuat ketahanan bangsa dari berbagai ancaman yang dapat memecah belah persatuan.

BACA JUGA:  Dilepas Menuju Pemprov Lampung, Mirza Irawan Resmi Jabat Kepala BKAD Provinsi.

‎Selain menyampaikan materi tentang ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, ia juga mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya pencegahan serta upaya bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya narkotika yang dapat merusak generasi muda dan mengancam masa depan bangsa. Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diajak untuk memahami berbagai peraturan daerah (Perda) yang berkaitan dengan kehidupan sosial kemasyarakatan.

‎Kegiatan yang berlangsung tertib, aman, dan penuh makna tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Najir. Doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa dan negara, kemajuan daerah, serta kelancaran para wakil rakyat dalam menjalankan amanah yang diberikan masyarakat.

‎Suasana keakraban semakin terasa saat sesi foto bersama antara H. Putra Jaya Umar dan masyarakat. Momen tersebut menjadi gambaran eratnya hubungan antara wakil rakyat dan konstituennya, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, memperkuat persatuan, dan merawat keberagaman di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai.

BACA JUGA:  Satlantas Polres Tulang Bawang Barat Laksanakan Edukasi dan Sosialisasi di SMAN 1 Tulang Bawang Tengah dalam rangka Operasi Patuh Krakatau 2024.

‎Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga ruang dialog yang mempererat hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat. Harapannya, semangat Pancasila terus hidup dan menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan, sehingga generasi mendatang tetap memiliki identitas kebangsaan yang kuat di tengah perubahan zaman yang terus bergerak cepat.

‎(Holan)