Berita  

‎Lomba Tiyuh Tingkat Kabupaten 2026 Digelar, Gunung Katun Tanjungan Tunjukkan Komitmen Membangun Desa Maju.

Nurul Huda

Tulang Bawang Barat, indonewsmedia.com – Semangat membangun desa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing tampak kuat di Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Komitmen tersebut terlihat saat pelaksanaan kunjungan penilaian Lomba Tiyuh dalam rangka Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan Tingkat Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2026 yang berlangsung di Balai Tiyuh setempat, Selasa (9/6/2026).

‎Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam mengukur capaian pembangunan desa, kualitas tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga berbagai inovasi yang telah dijalankan di tingkat Tiyuh.

‎Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh antusias. Aparatur Tiyuh, kader PKK, tokoh masyarakat, hingga warga setempat turut hadir menyambut kedatangan tim penilai. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menampilkan berbagai program unggulan yang selama ini menjadi kebanggaan Tiyuh Gunung Katun Tanjungan.

‎Dalam sambutannya, Kepalo Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Laily, menyampaikan optimisme dan kesiapan pihaknya menghadapi penilaian lomba tingkat kabupaten.

BACA JUGA:  Sambut Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024, Polres Tulang Bawang Gelar Lomba Borgol dan Tongkat Polri.

‎”Kami sudah siap mengikuti lomba Tiyuh tingkat Kabupaten. Ada beberapa hal yang menjadi unggulan kami, seperti yang tadi disampaikan Camat Tulang Bawang Udik. Salah satunya adalah program ketahanan pangan yang dimulai sejak akhir tahun 2022 pada masa Penjabat Bupati Zaidirina dan hingga saat ini masih berjalan dengan baik,” ujar Laily.

‎Ia menjelaskan, Tiyuh Gunung Katun Tanjungan memiliki usaha peternakan puyuh yang telah menjalin kerja sama dengan program MBG. Meski proses administrasi masih berjalan, hasil produksi peternakan tersebut telah dipasarkan dan memasok kebutuhan MBG serta menjangkau wilayah di luar Kabupaten Tulang Bawang Barat, termasuk Kabupaten Lampung Utara.

‎”Untuk aparatur Tiyuh dan ibu-ibu PKK, tetap semangat. Dalam lomba tidak ada istilah menang atau kalah. Yang terpenting adalah bagaimana kita menunjukkan kemampuan terbaik karena kita mewakili kecamatan. Selain itu, kami juga memiliki produk UMKM berupa kopi yang bekerja sama dengan Rahmat Kopi dan hingga kini kerja sama tersebut masih terus berjalan. Apa yang kita kerjakan hari ini insyaallah akan membuahkan hasil. Untuk seluruh perangkat tiyuh, aparatur, dan BPT, mari kita berjuang bersama untuk menjadi juara,” tambahnya.

BACA JUGA:  Dinilai Berhasil Membina dan Mengukuhkan Tiyuh-Tiyuh Sadar Hukum, PJ Bupati Tubaba M. Firsada Raih Penghargaan.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (PMT) Kabupaten Tulang Bawang Barat, Sofian Nur, bersama tim penilai melakukan verifikasi terhadap berbagai indikator penilaian, baik administrasi maupun kondisi lapangan.

‎”Tim penilai menelaah sejumlah dokumen pemerintahan desa sekaligus melakukan peninjauan langsung terhadap program pembangunan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta berbagai inovasi yang telah dijalankan oleh Pemerintah Tiyuh Gunung Katun Tanjungan,”ungkap Sofian.

‎Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas PMT Kabupaten Tulang Bawang Barat Sofian Nur, Sekretaris PMT Dahyi beserta tim penilai, Camat Tulang Bawang Udik Ashari, Kepalo Tiyuh Gunung Katun Tanjungan Laily beserta aparatur tiyuh, Tim Penggerak PKK Kabupaten, TP-PKK Kecamatan, TP-PKK Tiyuh, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

‎lanjutnya,”Bagi aparatur Tiyuh, penilaian ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana evaluasi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat berharap lahir desa-desa yang semakin maju, mandiri, inovatif, serta mampu menjadi contoh dalam pelaksanaan pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.”pungkasnya.

BACA JUGA:  Pembagian BLT-DD Kepada 12 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Lansia Tahun 2025.

‎Kunjungan penilaian ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan dari tingkat Tiyuh. Dengan pembangunan yang terus bergerak dari desa, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat.

‎(Hln)