Berita  

Camat TBT Gelar Monev di Tiyuh Wonokerto, Temuan Administrasi Jadi Sorotan.

Nurul Huda

Tubaba, indonewsmedia.com — Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang digelar Pemerintah Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT) di Tiyuh Wonokerto, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Jumat (28/11/2025), kembali menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa (DD). Meski pembangunan fisik berjalan, temuan administrasi justru menjadi catatan utama yang tak boleh dianggap sepele.

 

Camat TBT Ahmad Nazarudin, S.IP., M.IP., usai meninjau sejumlah titik pembangunan serta memeriksa dokumen administrasi Tiyuh, menegaskan bahwa secara umum realisasi penggunaan Dana Desa di Wonokerto telah berjalan sesuai rencana. Sebagian besar program telah terserap dan dilaksanakan.

 

Namun, Nazaruddin tidak menampik bahwa beberapa dokumen pendukung Surat Pertanggungjawaban (SPJ) masih belum lengkap.

 

“Secara umum telah terealisasi. Hanya saja masih ada kekurangan dokumen pendukung SPJ, seperti foto barang dan dokumen penyerahan barang,” ujarnya.

BACA JUGA:  Anggota DPRD Tubaba Adakan Penyerapan Aspirasi Masyarakat (Reses) Di kelurahan Panaragan jaya.

 

Pihak kecamatan, lanjut Nazaruddin, meminta kepalo Tiyuh untuk segera berkoordinasi dengan Dinas PMT dan Inspektorat guna memastikan pembinaan berjalan dan penyempurnaan administrasi dapat diselesaikan tepat waktu.

 

Sebagai tindak lanjut, seluruh temuan dituangkan dalam berita acara. Camat juga menegaskan bahwa kepalo Tiyuh telah menandatangani surat pernyataan untuk segera melengkapi berkas tersebut.

 

“Catatan kekurangan dokumen sudah kami tuangkan dalam berita acara. Kepalo Tiyuh juga telah membuat surat pernyataan untuk segera melengkapi administrasi sebelum batas akhir tahun anggaran,” tegasnya.

 

Minim Temuan Teknis, tetapi Administrasi Perlu Diperkuat.

Temuan administratif ini menjadi sinyal penting bagi publik. Pengelolaan Dana Desa, yang selama ini kerap menjadi sorotan karena potensi masalah hukum di kemudian hari, menuntut kecermatan bukan hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pada aspek dokumentasi.

BACA JUGA:  Kapolres Perdana Pimpin Langsung Pelaksanaan Gelar Operasional Polres Tulang Bawang Barat Dan Polsek Jajaran.

 

Di Wonokerto, pembangunan fisik dinilai berjalan di jalur yang benar. Namun tanpa kelengkapan administrasi, program yang sudah baik tetap dapat menimbulkan persoalan. Inilah yang membuat Monev kali ini terasa krusial.

 

Kepalo Tiyuh: “Ini Bukan Kerja Individu, Tetapi Kerja Bersama”

Sementara itu, Kepala Tiyuh Wonokerto, Beniyansah, ST, menegaskan bahwa capaian pembangunan di wilayahnya merupakan hasil kerja kolektif seluruh aparatur Tiyuh dengan dukungan masyarakat.

 

Menurut Beni, pembangunan yang direalisasikan merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak warga, seperti pembangunan sumur bor dan gorong-gorong yang diperlukan untuk menunjang kehidupan sehari-hari.

 

Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga fasilitas tersebut.

 

“Saya berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat pembangunan yang sudah terlaksana. Mari saling bergotong-royong, bahu-membahu, meningkatkan keamanan lingkungan, dan menjaga kebersihan demi kemajuan Tiyuh,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pemkab Tubaba Tanda Tangani MOU Dengan Ombudsman RI, Ini Tujuannya.

 

Kegiatan Monev tersebut dihadiri Camat TBT Ahmad Nazarudin beserta jajaran, Kepala Tiyuh Wonokerto Beniyansah, Ketua BPT, serta seluruh aparatur Tiyuh.

 

(Hln)