Berita  

‎Reses Tahap VI, Hanifal Serap Aspirasi Warga Penawar Aji: Jalan Rusak dan Krisis Air Bersih.

Nurul Huda

‎TULANG BAWANG, indonewsmedia.com – Persoalan infrastruktur jalan dan ketersediaan air bersih menjadi aspirasi utama masyarakat Kampung Sumber Sari, Kecamatan Penawar Aji, Kabupaten Tulang Bawang (Tuba), saat mengikuti kegiatan Reses Tahap VI Anggota DPRD Provinsi Lampung daerah pemilihan (Dapil) VI, Hanifal, S.P., Jumat (21/8/2026).

 

‎Kegiatan yang berlangsung di kediaman Kadir tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari. Aspirasi warga tidak hanya berkaitan dengan kondisi jalan yang dinilai belum memadai, tetapi juga kesulitan memperoleh air bersih ketika musim kemarau tiba.

 

‎Dalam pembukaan kegiatan, Kepala Kampung Sumber Sari, Suprayitno, S.H., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Hanifal beserta jajaran di tengah masyarakat.

 

‎“mudah-mudahan kedatangan Hanifal di Kampung kami, membawa kebaikan dan kabar gembira. sekali lagi kami ucapkan Terimakasih kepada Hanifal dan jajarannya semoga,wakil rakyat kita ini bisa menampung usulan, aspirasi masyarakat dan semoga bisa merealisasikannya,” ujar Suprayitno.

BACA JUGA:  Kapolres Tulang Bawang Barat Silaturahmi ke Kantor Bawaslu.

 

‎Menurut Suprayitno, kehadiran wakil rakyat secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas, sehingga berbagai kebutuhan masyarakat dapat disampaikan secara terbuka dan menjadi bahan perjuangan di tingkat pemerintahan daerah maupun provinsi.

 

‎Sementara itu, Hanifal, S.P., menjelaskan bahwa kegiatan reses merupakan bagian dari tugas kedewanan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus melihat secara langsung kondisi dan kebutuhan warga di daerah pemilihannya.

 

‎“Saya anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Demokrat, Komisi enam, yang membidangi Perekonomian, diantaranya dinas tanaman dan ketahanan pangan, perkebunan, peternakan dan kesehatan hewan, kelautan dan perikanan, lingkungan hidup, perindustrian dan perdagangan, koperasi,” jelas Hanifal.

 

‎Dalam sesi penyampaian aspirasi, salah seorang warga mengungkapkan persoalan infrastruktur jalan yang belum memadai. Warga juga meminta perhatian terhadap ketersediaan air bersih, terutama saat musim kemarau ketika sumber air menjadi semakin sulit diperoleh.

 

‎Menanggapi aspirasi tersebut, Hanifal meminta masyarakat bersama pemerintah kampung menyiapkan data pendukung secara lengkap agar setiap usulan dapat diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku.

BACA JUGA:  Tiyuh Mulya Kencana Realisasikan APBT Tahun 2025 dengan membangun Gorong-gorong Plat Beton.

 

‎Hanifal menjelaskan, masyarakat dapat melengkapi usulan dengan foto kondisi jalan, ukuran atau panjang ruas jalan yang diusulkan, serta proposal dalam format PDF yang telah dibubuhi cap dan tanda tangan Kepala Kampung.

 

‎Menurutnya, kelengkapan administrasi dan data kondisi lapangan sangat penting agar setiap aspirasi masyarakat dapat dipetakan dengan jelas dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi Lampung.

 

‎“Dengan data yang lengkap, usulan masyarakat akan lebih mudah dipetakan, sehingga dapat diketahui kebutuhan, lokasi, serta kewenangan yang menangani. Aspirasi ini tentu akan kami perjuangkan sesuai dengan mekanisme dan kemampuan anggaran yang ada,” kata Hanifal.

 

‎Reses tersebut berlangsung dalam suasana dialogis. Masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan persoalan secara langsung, sementara Hanifal bersama jajaran mendengarkan dan mencatat berbagai masukan yang disampaikan.

 

‎Kegiatan kemudian ditutup dengan doa dan foto bersama. Hadir dalam kegiatan tersebut Hanifal, S.P., Kepala Kampung Sumber Sari Suprayitno, S.H., beserta aparatur kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta sejumlah staf DPRD Provinsi Lampung.

BACA JUGA:  PJ Bupati Tubaba Buka Kegiatan Peringatan HAN ke - 40 Tahun 2024.

 

‎Reses ini diharapkan tidak berhenti pada penyampaian aspirasi semata. Berbagai persoalan yang disampaikan warga, khususnya kebutuhan infrastruktur jalan dan akses air bersih, diharapkan dapat menjadi bahan pembahasan dan diperjuangkan sesuai kewenangan serta skala prioritas pembangunan.

 

‎(Holan)