Berita  

IPB Galakkan Program Dospulkam di Tubaba, Inovasi Baru Dongkrak Perekonomian Masyarakat.

Nurul Huda

Tubaba, indonewsmedia.com – Institut Pertanian Bogor (IPB) terus membuktikan komitmennya dalam mendampingi masyarakat desa. Melalui program pengabdian bertajuk Dosen Pulang Kampung (Dospulkam), IPB menghadirkan inovasi pertanian terbaru bagi petani di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung.

 

Kegiatan ini dipusatkan di Desa Mulya Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, pada Sabtu (20/09/2025).

 

Dr. Zulfikar Damaralam Sahid, S.P., M.Si., selaku penanggung jawab kegiatan, menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah mendorong peningkatan ekonomi masyarakat berbasis pertanian.

 

“Kami hadir bukan hanya sekadar memberi teori, melainkan membawa inovasi nyata yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh petani,” tegas Zulfikar.

BACA JUGA:  Tekab 308 Ditreskrimum Polda Lampung Bekuk Belasan Pelaku Pungli Sopir Truk di Lampung Utara.

 

Salah satu gebrakan IPB adalah pengembangan varietas unggul cabai rawit merah BONITA IPB, yang terbukti lebih produktif, tahan terhadap serangan hama dan penyakit, serta mampu menghasilkan panen lebih stabil.

 

Tak hanya itu, IPB juga memperkenalkan paket teknologi budidaya multiple cropping yang dinamai BATARI IPB. Teknologi ini mengkombinasikan penanaman tumpang sari cabai rawit Bonita IPB dengan jagung manis Arinta IPB, sehingga lahan bisa lebih optimal, biaya produksi lebih efisien, dan hasil panen berlipat.

BACA JUGA:  Lepas Purna Bhakti Inspektur Perana Putera, Bupati Tubaba Bagikan "Rumus 10 Tahun" Jelang Pensiun.

 

“Keunggulan inovasi ini sudah dibuktikan langsung di lapangan. Petani bisa melihat sendiri hasilnya, bukan sekadar janji di atas kertas,” tambahnya.

 

Pantauan wartawan di lokasi, kegiatan ini diikuti sekitar 25 petani yang antusias menyerap ilmu baru, didampingi perangkat Tiyuh Mulya Jaya. Mereka berharap inovasi dari IPB dapat menjadi solusi nyata atas persoalan klasik di sektor pertanian, mulai dari rendahnya produktivitas hingga fluktuasi harga.

BACA JUGA:  ‎Peringati Hari Desa Nasional 2026, Tiyuh Kagungan Ratu Agung Gelar Apel Bersama dan Gotong Royong Lingkungan. ‎

(H/red)