Berita  

‎Serap Aspirasi Warga, Yantoni Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat Tirta Kencana.

Nurul Huda

‎TULANG BAWANG BARAT, indonewsmedia.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang Barat dari Fraksi Partai Gerindra, Yantoni, menggelar kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat (reses) di aula kediamannya, Tiyuh Tirta Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Kamis (2/04/2026).

‎Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusias ini menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat. Warga dari berbagai kalangan hadir untuk menyampaikan langsung kebutuhan serta harapan mereka terhadap pembangunan di wilayah setempat.

 

‎Acara dibuka oleh Kepalo Tiyuh Tirta Kencana, Amrin Widayat. Dalam sambutannya, ia berharap kegiatan reses ini mampu menjadi jembatan bagi terwujudnya aspirasi masyarakat.

‎“Semoga dengan adanya acara reses ini, Yantoni dapat mewujudkan apa yang menjadi aspirasi dari masyarakat. Mudah-mudahan banyak sekali permintaan, mungkin tidak bisa semua, namun saya berharap salah satunya nanti akan dapat diwujudkan oleh Yantoni,” ujar Amrin.

‎Ia juga menyinggung kehadiran pihak marketing KSM yang membawa program pupuk organik cair sebagai alternatif di tengah mahalnya harga pupuk.

‎“Mudah-mudahan penjelasan yang disampaikan dapat kita pahami sehingga produk yang dibawa bisa bermanfaat untuk petani, khususnya di wilayah Tiyuh Tirta Kencana ini. Harapannya, ini bisa menjadi terobosan baru di tengah mahalnya pupuk dari pemerintah,” tambahnya.

BACA JUGA:  Tiyuh Margo Mulyo adakan Carnaval memeriahkan HUT RI ke-79.

‎Dalam sambutannya, Yantoni menegaskan peran dan fungsi DPRD sebagai representasi rakyat yang memiliki tanggung jawab menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

‎“Saya sudah bertemu dengan masyarakat, jadi tidak perlu panjang lebar. Apa fungsi dewan, apa tugas dewan. Dewan adalah wakil rakyat. Tugas dewan menyerap aspirasi masyarakat dan memperjuangkan apa yang menjadi keinginan rakyat. Kami sadar bahwa kami tidak bisa berbuat apa-apa tanpa masukan dari masyarakat,” ungkap Yantoni.

‎Ia menambahkan bahwa kegiatan reses merupakan bagian dari upaya untuk memperluas manfaat kerja dewan sekaligus mendukung program pemerintah agar tepat sasaran.

‎“Reses ini untuk menumbuhkembangkan agar tugas kami lebih bermanfaat dan menjangkau lebih luas. Di samping itu, kami juga ditugaskan untuk membantu menjalankan program pemerintah agar sesuai harapan dan sampai ke masyarakat,” lanjutnya.

‎Sementara itu, Juaini selaku marketing PT KSM pupuk organik cair turut memberikan edukasi singkat terkait sektor pertanian. Ia menjelaskan perkembangan perusahaan yang kini telah berbadan hukum perseroan terbatas.

‎“Saya hanya sedikit memberi edukasi tentang pertanian, tetapi untuk kepemerintahan itu tugasnya dewan. Kami dari PT KSM Sehat Sejahtera, perusahaan ini sudah berdiri 10 tahun dan di tahun 2026 ini sudah berjalan 11 tahun. Awalnya kami hanya CV dan koperasi, pada Juli 2025 kami sudah berbentuk PT atau perseroan terbatas,” jelasnya.

BACA JUGA:  Unit Reskrim Polsek Lambu Kibang Berhasil Amankan dua Pelaku Kasus Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan.

‎Perwakilan Dinas Pertanian juga memaparkan arah kebijakan pemerintah pusat yang menitikberatkan pada ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan.

‎“Nawacita Presiden RI Prabowo Subianto, yang pertama menekankan ketahanan pangan, kedua ekonomi kerakyatan. Salah satu buktinya adalah peningkatan harga beli gabah yang tidak pernah turun dari Rp6.500, bahkan di Tubaba pernah mencapai Rp7.000. Ini menunjukkan komitmen terhadap kesejahteraan petani,” terangnya.

‎Ia juga menambahkan bahwa pemerintah mendorong harga jagung dengan HPP Rp5.000 per kilogram serta menargetkan swasembada gula yang mulai dikembangkan di wilayah Tubaba.

 

‎Memasuki sesi tanya jawab, suasana semakin hidup. Warga Tirta Kencana tampak antusias menyampaikan berbagai kebutuhan mendesak, mulai dari infrastruktur hingga dukungan sektor pertanian. Aspirasi yang disampaikan mencerminkan harapan besar masyarakat terhadap pemerataan pembangunan.

‎Menanggapi hal tersebut, Yantoni menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif warga. Ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan setiap aspirasi tanpa memberikan janji berlebihan.

BACA JUGA:  Diduga DLH Tubaba Kongkalikong Tangani Limbah Lapak Karet "Kopi Pahit".

‎“Kami akan berupaya maksimal memperjuangkan setiap usulan yang masuk, sesuai dengan kewenangan dan kemampuan yang ada,” tegasnya.

‎Ia kembali menekankan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan bagian penting dari tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat untuk memastikan suara masyarakat benar-benar didengar dan diperjuangkan.

‎Kegiatan reses kemudian ditutup dengan doa yang dipandu oleh Sigit selaku RT, dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus harapan akan terwujudnya pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan di Tiyuh Tirta Kencana.

‎(Holan)