Berita  

Jalan Rusak Parah, Warga Dua Kabupaten Tuba–Tubaba Turun Tangan Perbaiki Secara Swadaya.

Nurul Huda

Tulang Bawang Barat, indonewsmedia.com — Kerusakan parah pada jalan poros penghubung dua kabupaten, yakni Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat, memicu kepedulian warga. Tanpa menunggu perbaikan dari pemerintah, masyarakat dari dua wilayah tersebut turun langsung ke jalan melakukan perbaikan secara swadaya.

Lubang-lubang besar yang menganga di sepanjang ruas jalan menjadi ancaman serius bagi pengguna jalan. Kondisi itu mendorong warga untuk bergotong royong menimbun jalan yang rusak, demi mengurangi risiko kecelakaan yang kerap terjadi, terutama saat musim hujan.

Kepala Desa Kagungan Rahayu, Marsito, turut hadir dan mendampingi warganya bersama aparatur desa, mulai dari kepala dusun hingga RT. Kegiatan gotong royong itu berlangsung dengan penuh semangat, terlihat dari banyaknya warga yang ambil bagian dalam perbaikan jalan.

BACA JUGA:  May Day, Polres Lampung Utara Siagakan Personel.

“Alhamdulillah dengan swadaya masyarakat kegiatan gotong royong perbaikan jalan maupun penimbunan bisa berjalan dengan antusiasnya warga, terutama warga yang memiliki alat berat. Bahkan ada juga warga yang memberikan makanan, es, dan dana untuk beli BBM alat berat. Jadi ini kegiatan murni swadaya,” ucap Marsito. 29/3/2026.

Ia menegaskan, kondisi jalan tersebut sudah sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah maupun provinsi.

“Kami sangat berharap kepada pemerintah provinsi ataupun kabupaten agar segera memperbaiki jalan yang rusak berat. Apalagi jalan ini benar-benar sangat penting karena jalan ini sudah banyak yang jatuh terpeleset karena lubangnya memang parah,” ujarnya.

BACA JUGA:  Bagikan HP Motorola Lex 11A Kepada Bhabinkamtibmas, AKBP James: Terus Upgrade Diri Masing-Masing.

Keluhan serupa disampaikan Wendy, salah satu warga yang ikut dalam kegiatan perbaikan tersebut. Ia menilai kondisi jalan sudah lama dibiarkan tanpa penanganan serius.

“Kami warga dua kabupaten berinisiatif untuk memperbaiki jalan ini, karena jalan ini benar-benar parah. Mas lihat saja, lubangnya dalam-dalam. Sudah banyak yang jatuh dari motor, apalagi anak-anak yang bersekolah. Ketika habis hujan, jalan penuh dengan genangan air,” keluhnya.

Warga berharap pemerintah daerah, baik Kabupaten maupun Provinsi Lampung, segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan permanen. Pasalnya, kondisi jalan yang rusak parah ini telah berlangsung bertahun-tahun tanpa perubahan berarti, sementara aktivitas masyarakat setiap hari sangat bergantung pada akses jalan tersebut.

BACA JUGA:  Peringatan Hakordia Tahun 2024, M. Firsada : Korupsi Merusak Sendi kehidupan.

 

(Red)