Tubaba, indonewsmedia.com — Anggota DPRD Provinsi Lampung Daerah Pemilihan VI (Kabupaten Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji), Intan Rehana, S.Ked., kembali menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan ke-2 pada Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).
Sosialisasi dilaksanakan di dua Tiyuh, yakni Tiyuh Penumangan dan Tiyuh Menggala Mas. Di Tiyuh Penumangan, kegiatan dipusatkan di kediaman Ardi Yusuf dan dihadiri ratusan warga yang tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Suasana berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap penguatan ideologi negara di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.
Dalam sambutan pembukaan, Kepalo Tiyuh Penumangan, Saikudin, mewakili warga menyampaikan harapan kepada Intan Rehana agar turut memperjuangkan kebutuhan infrastruktur dan layanan dasar masyarakat.
“Saya mewakili warga, khususnya warga Tiyuh Penumangan, meminta kepada Ibu Intan untuk membantu merenovasi gorong-gorong/jembatan yang mau jebol, perbaikan jalan, BPJS,” ujar Saikudin.
Menanggapi hal tersebut, Intan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memberikan amanah kepadanya sebagai wakil rakyat di DPRD Provinsi Lampung.
“Saya Intan Rehana, S.Ked. Saya seorang dokter yang melakukan koas di RSUD Abdul Muluk. Saya juga menjabat sebagai Ketua DPD Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) Lampung dan anggota dari Fraksi Partai Gerindra Komisi I yang membidangi pemerintahan, hukum, dan perizinan serta aktif di Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda). Hari ini saya datang ke sini dalam rangka Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila,” ujar Intan Rehana, Selasa (17/2/2026).
Ia menegaskan, Pancasila bukan sekadar simbol atau hafalan, melainkan pedoman hidup yang harus diimplementasikan dalam sikap dan tindakan sehari-hari. Menurutnya, penguatan ideologi Pancasila menjadi sangat penting untuk menjaga persatuan bangsa serta mencegah berbagai bentuk penyimpangan sosial di tengah derasnya arus globalisasi.
“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga sumber dari segala sumber hukum di Indonesia. Setiap kebijakan dan peraturan perundang-undangan harus berlandaskan nilai-nilai Pancasila,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, turut dihadirkan narasumber Ali Sopian, S.H., M.H., Rusdi, dan Ustaz Sarjono. Para narasumber memaparkan pentingnya pemahaman dan penguatan ideologi Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba yang kian mengkhawatirkan generasi muda.
Mereka menekankan bahwa Pancasila tidak cukup dipahami secara normatif, melainkan harus dihayati dan diamalkan secara nyata, mulai dari lingkungan keluarga, pendidikan, hingga kehidupan sosial yang lebih luas. Penguatan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila dinilai menjadi benteng moral dalam menghadapi tantangan zaman.
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus penguatan literasi kebangsaan, Intan Rehana bersama tim membagikan cenderamata berupa buku Pancasila kepada warga Penumangan serta paket konsumsi bagi peserta yang hadir. Langkah tersebut disambut hangat oleh masyarakat yang berharap kegiatan serupa terus digelar secara berkelanjutan.
Sosialisasi di Tiyuh Penumangan turut dihadiri Kepalo Tiyuh Saikudin beserta aparatur Tiyuh. Sementara di Tiyuh Menggala Mas, kegiatan digelar di kediaman Yanto dan dihadiri Kepalo Tiyuh Sulminadi yang diwakili aparatur Tiyuh, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta staf Anggota DPRD Provinsi Lampung.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tingkat akar rumput, sekaligus mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat yang diwakilinya. Di tengah derasnya pengaruh budaya luar dan dinamika sosial yang terus berubah, penguatan ideologi Pancasila diyakini menjadi benteng utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(Hln)
