Berita  

Diduga Tak Sesuai Standar Harga, Pembagian MBG Kagungan Ratu Tuai Sorotan Warganet.

Nurul Huda

Tulang Bawang Barat, indonewsmedia.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, menuai sorotan publik. Hal ini mencuat setelah beredarnya unggahan di media sosial Facebook yang diduga memperlihatkan pembagian MBG tidak sesuai dengan standar harga yang telah ditetapkan pemerintah.

 

Unggahan tersebut dibagikan oleh akun Facebook fidiahadi Tama, yang menampilkan foto paket MBG selama empat hari. Dalam foto yang diambil pada 28 Januari 2026, terlihat isi paket berupa empat kotak susu UHT, satu buah naga, satu buah pir, satu butir telur, dan satu bungkus roti.

 

Unggahan itu sontak memicu reaksi warganet. Sejumlah komentar mempertanyakan kelayakan isi paket MBG tersebut jika dibandingkan dengan anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk program makan bergizi.

BACA JUGA:  Musyawarah Tiyuh Khusus (MUSTISUS) Pembentukan Koperasi Merah Putih Tiyuh Murni jaya.

 

Saat dikonfirmasi, pemilik akun Facebook tersebut membenarkan unggahan yang beredar. Ia juga menunjukkan foto lain yang disebut sebagai jatah MBG untuk ibu menyusui pada pertengahan Januari 2026. Dalam foto tersebut, terlihat wadah makanan berwarna biru yang berisi nasi, sambal terong, sepotong ayam, dan sepotong tahu.

 

“Ini bukan untuk menjatuhkan siapa pun, tapi biar jadi perhatian bersama. Kalau memang ada standar harga dan gizi dari pemerintah, seharusnya disesuaikan,” ujar pemilik akun saat dikonfirmasi. Rabu 28/1/2026.

 

BACA JUGA:  Beberapa Titik Jembatan, Tempat Wisata Dan Sawah Di Tubaba Terendam Air Akibat Banjir.

Namun demikian, hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola MBG di Tiyuh Kagungan Ratu belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan ketidaksesuaian tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan untuk mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme pengadaan, anggaran per porsi, serta standar gizi yang digunakan dalam pelaksanaan MBG di wilayah tersebut.

 

Sebagaimana diketahui, Program Makan Bergizi Gratis merupakan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan seperti ibu hamil dan ibu menyusui. Oleh karena itu, transparansi dan pengawasan dalam pelaksanaannya menjadi hal yang krusial agar tujuan program tidak melenceng dari harapan.

 

Masyarakat pun berharap instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan klarifikasi dan evaluasi, guna memastikan program MBG benar-benar berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah publik.

BACA JUGA:  Dinas PU Kabupaten Tangerang Diduga Jadi Ajang Korupsi Pejabatnya.

 

(H)