Tulang Bawang Barat, indonewsmedia.com — Pemerintah Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Melalui Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), pemerintah menyalurkan bantuan untuk periode Oktober, November, dan Desember 2025 kepada 58 keluarga penerima manfaat (KPM). Penyaluran tersebut digelar pada Kamis (11/12/2025), setelah ditetapkan melalui hasil musyawarah Tiyuh.
Kegiatan berlangsung di Balai Tiyuh Pulung Kencana dalam suasana tertib, aman, dan penuh harapan. Hadir dalam agenda itu Kepalo Tiyuh Hendrawan, SH, aparatur Tiyuh, Badan Permusyawaratan Tiyuh (BPT), pendamping desa, serta para KPM.
Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp300.000 per bulan, sehingga total penerimaan untuk tiga bulan mencapai Rp900.000. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama menjelang akhir tahun saat kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat.
Dalam sambutannya, Kepalo Tiyuh Hendrawan menyampaikan secara langsung kepada warga mengenai mekanisme penyaluran dan jumlah bantuan yang diterima.
“Sore ini bapak/ibu saya panggil ke Balai Tiyuh Pulung Kencana untuk mendapatkan bantuan langsung tunai BLT-DD. Kemudian, yang sudah bapak/ibu terima berapa bulan?” tanya Hendrawan, yang langsung dijawab warga, “Sembilan bulan,” secara kompak.
“Per bulan berapa?” lanjutnya.
“Rp300.000,” jawab warga serempak.
“Ada potongan tidak?”
“Tidak sama sekali,” timpal warga kembali.
Hendrawan kemudian menegaskan bahwa total BLT-DD selama setahun adalah 12 bulan dan warga telah menerima 9 bulan sebelumnya. “Masih ada kekurangan tiga bulan. Sore hari ini akan saya berikan kepada bapak/ibu sekalian,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar bantuan digunakan untuk kebutuhan pokok.
“Harapan saya, seperti yang terdahulu saya sampaikan, rezeki yang sedikit ini tolong dibelanjakan untuk kepentingan rumah, untuk kebutuhan sehari-hari seperti beli beras, telur, minyak goreng, mi instan, susu supaya badan kita sehat. Karena kita tidak tahu ke depan bagaimana, apalagi cuaca sedang ekstrem. Kita berdoa, bapak/ibu sekalian, untuk tahun 2026 tidak tergeser kalau masih ada BLT-DD. Semua itu masih menunggu aturan dari Kementerian Desa,” jelasnya.
Hendrawan juga menegaskan kembali komitmen pemerintah Tiyuh.
“Kami telah memberikan bantuan langsung tunai BLT-DD kepada 58 keluarga penerima manfaat (KPM). Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah Tiyuh terhadap warga yang membutuhkan. Semoga bermanfaat dan membantu kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Di lokasi yang sama, salah satu KPM, Dinarsih, warga RK 2 RT 4, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan tersebut.
“Saya mendapat uang Rp900.000 untuk tiga bulan. Duit ini untuk belanja dan kebutuhan sehari-hari. Alhamdulillah, semoga tahun depan bisa dilanjutkan kembali. Terbantu banget, apalagi kondisi sekarang ini, cari kerjaan susah. Untuk Pak Kepalo Tiyuh, semoga ke depannya berlanjut jadi Kepalo Tiyuh lanjut-lanjut,” ungkapnya dengan nada bahagia.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung dan diawasi aparatur Tiyuh untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur. Pemerintah Tiyuh juga menekankan bahwa BLT-DD wajib tepat sasaran dan diterima masyarakat yang benar-benar berhak.
Dengan tersalurkannya BLT-DD ini, pemerintah Tiyuh berharap warga dapat memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan prioritas sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di penghujung tahun.
(Hln)












