Berita  

Choirullah PJ Kepalo Tiyuh Kagungan Ratu Agung Adakan Open Donasi Dan Gotong Royong Kantor Kopdes Merah Putih.

Nurul Huda

Tubaba, indonewsmedia.com — Pemerintah Tiyuh Kagungan Ratu Agung, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), menggelar aksi penggalangan dana untuk korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalur 2 mulai pukul 08.00 WIB, pada Jumat (5/12/2025).

 

Aksi kemanusiaan ini diikuti oleh Chairullah Ahmad, S.Pt., Bhabinkamtibmas, aparatur Tiyuh, LPM, PKK, UPZ, pemuda gereja, serta para RK dan RT.

 

PJ kepalo Tiyuh Kagungan ratu agung Choirullah Ahmad, S.Pt., saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian seluruh elemen masyarakat Tiyuh Kagungan Ratu Agung terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di tiga provinsi tersebut.

 

“Hari ini kita mengadakan open donasi untuk korban bencana Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Penggalangan dana dilakukan bersama aparatur, LPM, UPZ, Bhabinkamtibmas, pemuda gereja, RT, dan RK. Ini bagian dari upaya meringankan beban akibat bencana,” ujarnya.

BACA JUGA:  Paripurna: Pemkab Tubaba Serahkan Rancangan RPJMD 2025–2029 ke DPRD, Usung Lima Misi Pembangunan Daerah.

 

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini donasi yang terkumpul telah mencapai Rp3 juta. Sementara itu, anggota PKK masih melakukan penggalangan dana dengan berkeliling ke rumah warga.

 

“Mudah-mudahan bisa terkumpul sebanyak mungkin. Walaupun nilainya kecil, ini bentuk kepedulian warga kita untuk membantu sesama. Tidak hanya di Kagungan Ratu Agung, beberapa Tiyuh lain juga melakukan hal yang sama. Bahkan Bupati melalui BAZNAS mengimbau seluruh warga, ASN, dan pihak lain untuk berdonasi,” tambahnya.

 

Selain penggalangan dana, Choirullah juga menjelaskan perkembangan Koperasi Desa Merah Putih yang saat ini sedang melakukan gotong royong menata cikal bakal kantor koperasi.

BACA JUGA:  Polsek Tumijajar Melaksankan kegiatan Masa Dasar Bimbingan Fisik dan Mental Dalam Pengenalan Lingkungan di SMAN 3 Tumijajar.

 

“Prinsip koperasi Merah Putih itu gotong royong. Hari ini warga sedang merapikan lokasi kantor koperasi. Ada rumah warga yang tidak ditempati dan diizinkan pemiliknya untuk digunakan selama dirawat dengan baik. Saya sangat berterima kasih kepada warga atas kepeduliannya,” katanya.

 

Choirullah mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap koperasi cukup tinggi. Hingga kini, sekitar 236 warga telah mendaftarkan diri sebagai anggota, atau hampir 30 persen dari total kepala keluarga.

 

“Harapan kami koperasi ini bisa menjadi sokoguru perekonomian masyarakat, sesuai prinsip koperasi. Ke depan, kami merencanakan agar koperasi dapat menjadi pusat penyalur pupuk bagi kelompok tani di Tiyuh Kagungan Ratu Agung, bahkan untuk wilayah Kecamatan Tulang Bawang Udik. Kami juga sudah berkomunikasi dengan PT. Pupuk Indonesia agar dapat menjadi titik penyalur pupuk subsidi,” jelasnya.

BACA JUGA:  Kandang Babi Dekat Pemukiman Warga, Diduga Milik Oknum TNI.

 

Choirullah menegaskan bahwa koperasi saat ini masih fokus pada kebutuhan dasar masyarakat sebelum merambah ke bidang usaha lainnya.

(Hln)