Tubaba, indonewsmedia.com – Pemerintah Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dana Desa (DD) tahap II tahun 2025 di tiga Tiyuh, yakni Tiyuh Karta Raharja, Karta Sari, dan Marga Kencana, Selasa (25/11/2025). Kegiatan ini menjadi langkah krusial untuk memastikan pengelolaan dana publik tersebut benar-benar berjalan sesuai aturan—tanpa celah penyimpangan.
Monev difokuskan pada pemeriksaan realisasi penggunaan Dana Desa mulai dari 0% hingga 50%. Pendamping desa bersama aparatur tiyuh terlibat langsung untuk mengawasi penyusunan laporan pertanggungjawaban (SPJ) agar tersaji secara benar, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Camat Tulang Bawang Udik, Iwan Setiawan, SH., MH, menegaskan bahwa monitoring dilakukan secara berkelanjutan di seluruh Tiyuh demi mencegah potensi masalah administrasi maupun pengelolaan anggaran.
“Kami dari tim Kecamatan Tulang Bawang Udik melaksanakan monitoring dan evaluasi Dana Desa tahap II di seluruh Tiyuh di Kecamatan TBU,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa fokus utama monev adalah memeriksa realisasi anggaran baik pembangunan fisik maupun administrasi laporan.
“Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi pembinaan. Administrasi yang kurang lengkap bisa segera diperbaiki, sehingga pengelolaan keuangan di Kecamatan Tulang Bawang Udik berjalan baik, transparan, dan memberi kesejahteraan bagi masyarakat,” tambahnya.
Di lokasi yang sama, Kepalo Tiyuh Marga Kencana, Supriyanto, menjelaskan bahwa Monev tahap II ini mencakup pemeriksaan pembangunan fisik, penyaluran BLT, hingga pemberian insentif aparatur Tiyuh.
“Harapannya, melalui pembinaan Monev ini, bila ada kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan, kami bisa mendapatkan arahan. Kami ingin kinerja kami ke depan semakin baik,” ujarnya.
Kegiatan Monev turut dihadiri oleh Camat TBU Iwan Setiawan, SH., MH, Sekcam Mardianto Rohman, tim Kecamatan, para kepalo Tiyuh: Bandarudin, Afrika, SH, dan Supriyanto, BPT, pendamping desa, serta aparatur Tiyuh setempat.
(Hln)








