Berita  

Lima Gedung Mulai Dibangun di Kawasan Uluan Nughik, Baru Satu yang Jelas Peruntukannya.

Nurul Huda

TULANG BAWANG BARAT, indonewsmedia.com – Pembangunan kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) di Kawasan Uluan Nughik resmi dimulai. Saat ini, proses konstruksi telah memasuki tahap awal dengan pemasangan fondasi cakar ayam untuk lima bangunan. Senin 5/5/2025.

 

Manajer proyek, Zainal Arifin, mengungkapkan bahwa dari lima gedung yang dibangun, baru satu yang diketahui peruntukannya, yakni gedung untuk Inspektorat. Sementara empat bangunan lainnya disebut sebagai “gedung bersama”, namun fungsi spesifiknya belum dijelaskan dalam dokumen perencanaan.

 

“Dalam RAB hanya disebutkan satu bangunan untuk Inspektorat. Empat lainnya disebut sebagai gedung bersama, tapi peruntukannya belum kami ketahui. Silakan konfirmasi ke dinas terkait untuk informasi lebih lanjut,” ujarnya.

BACA JUGA:  ‎Peringati Hari Desa Nasional 2026, Pemerintah Tiyuh Tirta Kencana Gelar Gotong Royong Bersama Mahasiswa KKN ITERA. ‎

 

Pekerjaan konstruksi dimulai sejak 7 Maret 2025 dan direncanakan berlangsung selama 300 hari kalender. “Kalau sesuai jadwal, proyek ini akan selesai sekitar 20 Desember 2025. Setelah itu masuk masa pemeliharaan selama 180 hari kerja,” tambah Zainal.

 

Ia juga menyebutkan bahwa dalam RAB tidak tercantum pembangunan pagar di sekitar bangunan. “Untuk pagar, memang tidak ada penanganan karena tidak masuk dalam anggaran proyek. Proyek ini sifatnya menyesuaikan dengan volume pekerjaan di lapangan,” jelasnya.

 

Meski rincian fungsi gedung belum sepenuhnya diketahui, pihaknya memastikan bahwa visualisasi proyek, termasuk gambar tiga dimensi (3D) dan informasi umum, akan disediakan untuk publik setelah ada rapat lanjutan dengan pihak terkait.

BACA JUGA:  Lakukan Pemerasan di Ujung Gunung Ilir, Polisi Tangkap Pemuda 17 Tahun Asal Tiyuh Wonokerto.

 

“Jika nanti sudah ada hasil rapat bersama konsultan dan tim desain, kami akan tampilkan gambaran umum dan model 3D bangunan agar masyarakat dan media bisa melihat seperti apa bentuknya,” tutup Zainal.

 

Pemerintah daerah diharapkan segera memberikan informasi resmi terkait fungsi dari empat gedung bersama tersebut sebagai bentuk keterbukaan publik atas proyek pembangunan strategis ini. (Tim GWI)