Berita  

‎Gerakan Penetrasi Pasar di Pulung Kencana Diserbu Warga, Minyak Goreng dan Beras Dijual Harga Terjangkau. ‎

Nurul Huda

Tulang Bawang Barat, indonewsmedia.com – Gerakan Serentak Penetrasi Pasar dalam rangka pengendalian inflasi daerah di Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung kembali digelar di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).


‎Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB itu langsung dipadati masyarakat. Warga tampak antusias mendatangi Pasar Modern Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), Kamis (3/9/2026), untuk mendapatkan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.


‎Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tubaba menyediakan minyak goreng dan beras SPHP untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus membantu menjaga daya beli di tengah dinamika harga bahan pokok.



‎Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Tubaba, Ahmad Nazarudin, S.IP., M.IP.
‎Program penetrasi pasar ini menjadi salah satu langkah Pemkab Tubaba dalam menjaga stabilitas harga, mengendalikan laju inflasi daerah, sekaligus memberikan akses kepada masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.


‎Pada kegiatan tersebut, Pemkab Tubaba menyediakan sebanyak 1.800 liter minyak goreng dengan harga Rp15.500 per liter. Selain itu, tersedia 3 ton beras SPHP, atau sebanyak 600 karung berukuran 5 kilogram, yang dijual dengan harga Rp58.000 per karung.


‎Untuk memastikan manfaat program dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat, pemerintah menerapkan pembatasan jumlah pembelian. Setiap warga dibatasi membeli minyak goreng sebanyak satu kemasan dua liter, sedangkan pembelian beras dapat disesuaikan dengan kondisi dan animo masyarakat.


‎Kepala Dinas Koperindag Tubaba, Ahmad Nazarudin, menjelaskan bahwa kegiatan penetrasi pasar tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya pemerintah untuk membantu menstabilkan harga sejumlah kebutuhan pokok di tengah masyarakat.


‎“Hari ini minyak goreng kemasan 1 liter dengan harga Rp. 15.500 per liter. Selanjutnya beras SPHP cukup banyak dengan harga Rp.58.000 per karung berukuran 5 kg dan gula pasir dengan harga Rp.17.500 per kilogram,” ujar Nazarudin.


‎Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan dimulai. Kehadiran warga yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah menjadi gambaran bahwa program penetrasi pasar masih dibutuhkan, khususnya untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.


‎Pemerintah berharap kegiatan serupa dapat menjadi bagian dari langkah konkret dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok dan menekan dampak inflasi terhadap masyarakat.


‎Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Eri Budi Santoso, Kepala Dinas Koperindag Ahmad Nazarudin, S.IP., M.IP., Inspektur Daerah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Bapperida, Kepala BPKAD, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP), Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kabag Perekonomian, Kabag Adpem, Camat TBT, serta sejumlah tamu undangan lainnya.


‎(Holan)

BACA JUGA:  ‎Monev Dana Desa Tahap I Digelar di Tiyuh Penumangan, Perkuat Transparansi dan Buka Jalan Pencairan DD Tahap II. ‎