Tubaba, indonewsmedia.com – Kritik membangun terhadap kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) disampaikan tokoh masyarakat sekaligus mantan anggota DPRD Tubaba, Paisol SH, dalam wawancara live streaming bersama media “Teras Informasi” usai kegiatan gotong royong jalan di Simpang PU Tubaba yang dihadiri Wakil Bupati Tubaba bersama masyarakat Candra Mukti.
Dalam wawancara tersebut, Paisol mengapresiasi kegiatan gotong royong yang dinilai positif karena melibatkan masyarakat dan pemerintah daerah. Namun, ia mempertanyakan pelaksanaan gotong royong pada ruas jalan yang menurutnya pernah dilelang pada tahun 2025.
“Saya melihat kegiatan ini bagus, tetapi saya mempertanyakan karena ruas jalan tersebut sebelumnya sudah pernah dilelang. Seharusnya ada kelanjutan dari pekerjaan itu,” ujar Paisol. Jum’at 15/5/2026.
Ia juga menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan di Tubaba yang dinilai masih banyak mengalami kerusakan. Menurutnya, pemerintah daerah perlu membuka ruang komunikasi dan menerima kritik serta masukan masyarakat demi kemajuan pembangunan daerah.
Paisol turut menyinggung keterbatasan anggaran daerah yang berdampak terhadap pembangunan infrastruktur. Meski demikian, ia menilai pemerintah daerah dapat menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan yang beroperasi di wilayah Tubaba, guna mendukung pembangunan jalan.
Selain itu, ia berharap pejabat daerah lebih terbuka dan mudah dihubungi masyarakat maupun media agar penyampaian informasi dan koordinasi di lapangan dapat berjalan lebih baik.
Dalam wawancara tersebut, Paisol juga menyinggung nilai proyek jalan yang disebut mencapai “tiga koma sekian miliar rupiah”. Terkait hal itu, media berencana meminta keterangan resmi dari Dinas PUPR Kabupaten Tubaba mengenai pekerjaan yang telah dilaksanakan maupun rencana kelanjutan pembangunan ruas jalan tersebut guna memenuhi prinsip keberimbangan informasi sesuai kaidah jurnalistik dan Kode Etik Jurnalistik.
(Red/Nurul)
