Berita  

Dinas PU Kabupaten Tangerang Diduga Jadi Ajang Korupsi Pejabatnya.

Nurul Huda

Tangerang, indonewsmedia.com – Dugaan praktik korupsi di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tangerang kembali mencuat. Proyek-proyek yang dikelola dinas tersebut, khususnya di bidang Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA), diduga kuat menjadi ladang korupsi bagi sejumlah pejabat mulai dari kabid, sekretaris dinas, hingga kepala dinas.

 

Indikasi itu terlihat dari banyaknya proyek yang terkesan asal-asalan dan tidak transparan. Sejumlah sumber menyebut, proyek-proyek tersebut seperti “angin lalu” tanpa pengawasan berarti. Aparat penegak hukum pun dianggap lemah, bahkan terkesan “macan ompong” karena tidak ada tindakan tegas terhadap dugaan penyimpangan tersebut.

 

Beberapa proyek yang disorot antara lain peningkatan Jalan Raya Gunung Kaler dan Jalan Raya Kronjo, masing-masing dengan nilai hampir Rp 2 miliar. Tak hanya itu, proyek bidang SDA di Perumahan Mustika Tigaraksa yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun 2025 (ABT) dengan nilai Rp 759.204.000 juga disebut sarat dugaan korupsi. Namun hingga kini, para pejabat terkait di Dinas PU Bina Marga masih bungkam.

BACA JUGA:  Polres Tulang Bawang Barat laksanakan Pengamanan Kegiatan Aksi Damai Terkait Anjoloknya Harga Singkong Di Perusahaan.

 

Rudiyanto, warga Perumahan Mustika, mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. “Kebocoran pipa PDAM menimbulkan kerugian bagi kami semua. Ini sama saja para pejabat dan pemborong diduga melakukan korupsi berjamaah. Kami yang jadi korban dan menderita,” ujarnya kepada awak media. Selasa 4/11/2025.

 

Upaya konfirmasi kepada pihak Dinas PU, termasuk Kabid Jalan, Kabid SDA, Sekretaris Dinas, hingga Kepala Dinas, tidak membuahkan hasil. Panggilan telepon dan pesan WhatsApp dari wartawan dan tim Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) tak mendapat respons. Nomor-nomor pejabat terkait bahkan tidak aktif, menimbulkan dugaan adanya upaya menghindar dari sorotan publik.

BACA JUGA:  Ir. Hanan Anggota DPR-RI Dari Fraksi Golkar Provinsi Lampung Kunjungi Kelompok Kolam Perikanan Di Tiyuh Tirta Makmur.

 

Makmur Napitupulu, Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat GWI, menegaskan bahwa dugaan korupsi di tubuh Dinas PU bukan hal baru.

 

“Ini bukan hal aneh. Kalau perlu, kami siap kembali melaporkan ke Kejati Banten dan Kejagung, seperti yang pernah kami lakukan sepuluh tahun lalu. Semua data dan foto ada, tinggal instruksi untuk buka file dan buat laporan resmi,” tegas Makmur dengan nada geram.

BACA JUGA:  Polres Tulang Bawang Gelar Operasi Patuh Krakatau 2024, Catat 7 Pelanggaran Yang Akan Ditindak.

Penulis: Tim GWI