Lampung Utara, indonewsmedia.com – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Lampung Utara menyatakan komitmennya untuk melaksanakan aksi Gerakan Selamatkan Jalan Raya dalam waktu dekat. Gerakan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kerusakan jalan yang diakibatkan mobilisasi angkutan batu bara dengan muatan berlebih yang melintas di wilayah Lampung Utara.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Lampung Utara, Awari Darwin, menegaskan bahwa langkah ini diambil sesuai amanat hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) Pemuda Pancasila Provinsi Lampung dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X Pemuda Pancasila Lampung Utara.
“Pemuda Pancasila harus berperan aktif bersinergi dengan pemerintah sekaligus menjadi kontrol sosial dalam pembangunan. Gerakan Selamatkan Jalan Raya adalah wujud nyata komitmen kami menjawab aspirasi masyarakat,” ujar Darwin. Selasa 16/9/2025.
Darwin menambahkan, seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila di kecamatan-kecamatan yang dilalui angkutan batu bara akan dilibatkan dalam gerakan ini.
“Kami akan bergerak dengan cara-cara yang baik dan elegan. Kami akan mengajak dialog semua pihak terkait – pemerintah daerah, legislatif, dan aparat penegak hukum – agar persoalan ini segera ditangani,” tegasnya.
Pemuda Pancasila juga siap memperjuangkan persoalan ini hingga ke tingkat pusat bila diperlukan. Menurut Darwin, ormas ini memiliki jaringan yang kuat, termasuk keterwakilan di parlemen.
Darwin menegaskan bahwa aksi ini sejalan dengan pesan Presiden RI saat membuka Mubes Pemuda Pancasila ke-IX di Jakarta, yang mengajak Pemuda Pancasila berperan aktif dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan dan menyediakan infrastruktur yang baik bagi masyarakat.
Selain itu, pesan Kapolri dalam Mubes tersebut juga ditekankan: Polri dan Pemuda Pancasila diharapkan bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Jika kami masih menemukan pelanggaran yang merusak jalan raya, kami akan menyikapi persoalan ini secara total. Masalah ini sudah lama menjadi perhatian aktivis sosial di Lampung Utara, dan kami terpanggil untuk bertindak,” pungkas Darwin. (Tim).












