Tubaba, indonewsmedia.com – Skandal memalukan kembali mencoreng wajah pemerintahan tingkat desa. Seorang Kepalo Tiyuh di Kabupaten Tulang Bawang Barat kedapatan pesta miras di tempat karaoke Ratu Mas, ditemani dua wanita pemandu lagu. Ironisnya, muncul dugaan kuat bahwa hiburan malam tersebut menggunakan dana desa yang baru saja cair tahap kedua.
Tim media mendatangi Pemilik room karaoke yang ditemui wartawan tak menutupi kebenaran.
“Dia sering datang ke sini. Malam itu dia minta satu jam dulu, ambil dua botol minuman, bir dan vigour,” ungkapnya, Sabtu (13/9/2025).
Ditempat yang sama Dua pemandu lagu yang menemani juga membenarkan pesta miras itu.
Bintang, salah satu LC, menuturkan, “Aku baru malam itu bersama dia. Dia cuma nyawer Rp50 ribu. Baru malam itu saja aku temani dia.”
Sementara Ara, LC lainnya, ikut mengonfirmasi.
Malam itu dia minum bir, aku minum vigour. Jadi yang bertiga minum bir. Di room dia nyanyi sambil rangkul, itu hal biasa,” ujarnya.
Kabar ini sontak memicu kemarahan warga. Mereka menilai perilaku Kepalo Tiyuh tersebut sangat tidak pantas dan mencoreng wibawa jabatan. Apalagi dana desa baru saja cair, sehingga dugaan penyalahgunaan anggaran semakin menguat.
“Dana desa itu untuk membangun tiyuh, bukan buat mabuk di karaoke! Kalau benar uang rakyat dipakai foya-foya, ini penghinaan terhadap masyarakat,” tegas salah seorang warga dengan nada geram.
Kasus ini menimbulkan desakan agar aparat penegak hukum segera turun tangan, memeriksa aliran dana desa, dan memberikan sanksi tegas. Warga menuntut transparansi, serta menegaskan bahwa jika terbukti bersalah, Kepalo Tiyuh tersebut harus segera dicopot dari jabatannya. (H/tim GWI).




