Tubaba, indonewsmedia.com – Dugaan kelalaian dalam pelayanan gizi kembali mencuat. MBG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Marcu Buana Way Kenanga, ID SPPG: 98R6Y5NHK di bawah naungan Yayasan Al Ghozi Jaya Nusantara, dituding menyalurkan makanan basi ke sejumlah sekolah pada Rabu (27/8/2025).
Informasi yang dihimpun wartawan dari masyarakat menyebutkan, makanan yang seharusnya menjadi penunjang kesehatan siswa justru tidak layak konsumsi.
Seorang guru SMP Negeri 17 Tubaba, yang meminta identitasnya dirahasiakan, membenarkan hal tersebut.
“Iya, makanannya memang basi. Setelah dikabari, pihak MBG mengambil kembali makanan itu,” ujarnya. Jum’at 29/8/2025.
Tak hanya soal makanan, warga sekitar lokasi MBG juga dibuat resah akibat pencemaran sumur.
Andi, warga yang tinggal di sebelah kiri bangunan MBG, menuturkan pengalaman pahitnya.
“Air sumur saya tercemar tiga hari. Airnya berbau dan berminyak karena pipa paralon pecah. Memang sudah dibenahi, tapi waktu itu kami kesulitan,” ungkapnya.
Amar, warga di sisi kanan MBG, juga mengaku khawatir.
“Pernah dengar sumur Mas Andi yang tercemar. Kalau sumur saya aman, tapi kami berharap limbah dari MBG dikelola dengan baik. Jangan dialirkan ke parit depan rumah, karena baunya menyengat sekali,” katanya. (Hln/tim).










