Tubaba, indonewsmedia.com – Suasana haru sekaligus khidmat menyelimuti Gedung Kesenian Tiyuh Kagungan Ratu Agung, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Minggu (24/8/2025). Pemerintah Tiyuh Kagungan Ratu Agung menggelar pengajian akbar dalam rangka memperingati HUT RI ke-80, Harlah Nahdlatul Ulama (NU), sekaligus pelantikan pengurus Ranting NU setempat dan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim.
PJ. Kepalo Tiyuh Kagungan Ratu Agung, Chairullah Ahmad, S.Pt., dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran NU di tingkat ranting sebagai penguat persatuan masyarakat.
“Saya berharap pengurus ranting NU yang baru saja dilantik dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebersamaan, dan membantu pemerintah tiyuh dalam membangun masyarakat yang lebih religius, berdaya, dan mandiri,” ujarnya penuh semangat.
Selain itu, Chairullah juga menekankan bahwa momentum HUT RI ke-80 harus dijadikan refleksi untuk terus menanamkan semangat perjuangan dan gotong royong, khususnya bagi generasi muda agar tidak mudah tergerus oleh pengaruh negatif modernisasi.
Acara ini dihadiri ratusan jamaah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi kepemudaan. Kehadiran mereka menambah semarak kegiatan yang tidak hanya bernuansa religius, tetapi juga sosial dengan adanya santunan anak yatim. Suasana haru pecah ketika satu per satu anak yatim menerima bantuan, membuat banyak mata yang hadir tak kuasa menahan air mata.
Kegiatan ini juga menjadi pengingat pentingnya sinergi antara pemerintah tiyuh, organisasi keagamaan, dan masyarakat dalam menjaga nilai moral, sekaligus sebagai wujud nyata implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, yang mengamanatkan bahwa anak yatim dan kurang mampu berhak mendapat perhatian khusus dari negara maupun masyarakat.
Dengan rangkaian acara tersebut, pengajian akbar di Tiyuh Kagungan Ratu Agung bukan sekadar seremonial, melainkan momentum mengokohkan persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, dan meneguhkan kembali semangat kebangsaan di tengah masyarakat Tubaba. (Hln).




