Berita  

“Sarban Sindir Pemkab Tubaba: Bendera Berkibar, Perut Rakyat Jangan Dibiarkan Lapar”.

Nurul Huda

Tulang Bawang Barat, indonewsmedia.com – Di tengah gegap gempita HUT RI ke-80, suara getir justru datang dari rakyat kecil. Bambang Sugiarto, akrab disapa Sarban, warga Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, provinsi Lampung menilai Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) belum sepenuhnya hadir untuk masyarakat bawah.

 

Tokoh masyarakat kelahiran Singga Raja Baru, 17 Agustus 1955 ini, menyuarakan kekecewaan lantaran dirinya dan warga sekitar merasa terabaikan.

 

BACA JUGA:  Semarak HAORNAS ke-42, Pemkab Tubaba Gelar Apel dan Olahraga Bersama.

“Selama ini kami seakan tidak dianggap. Bantuan minim, perhatian pun nyaris tak ada. Pemerintah hadir hanya saat acara seremonial, setelah itu hilang entah ke mana,” ungkap Sarban dengan nada kecewa. Sabtu 16/8/2025.

 

Ironisnya, di usia yang genap 70 tahun pada momen kemerdekaan ini, Sarban hanya bisa berharap. Ia dijadwalkan hadir dalam upacara bendera Pemkab Tubaba, namun di balik itu ia menilai kemerdekaan sejati masih jauh dari kenyataan.

 

“Bendera memang berkibar, tapi perut rakyat jangan dibiarkan lapar. Kami ingin pemerintah benar-benar turun, bukan hanya hadir saat sorot kamera,” tegasnya.

BACA JUGA:  PT Budi Acid Jaya Mangkir dari RDP, DPRD Tubaba: Tidak Patuhi Surat Edaran Gubernur Nomor Urut 2.

 

Keluhan Sarban ini menjadi tamparan bagi pemerintah daerah. Perayaan kemerdekaan semestinya tak hanya diwarnai seremoni, tetapi diwujudkan dalam keberpihakan nyata kepada rakyat kecil. (H/tim GWI).